Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bergerak cepat mengantisipasi dampak kesehatan akibat kebakaran yang melanda PT Murni Karetindo Lestari (King Stone) di Jalan KH Agus Salim, Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Minggu (21/6) malam.
Selain fokus pada upaya pemadaman, Pemkot Tangerang melalui Dinas Kesehatan juga menerjunkan tim medis untuk melakukan pemeriksaan kesehatan kepada petugas maupun warga yang berada di sekitar lokasi kejadian.
"Langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi gangguan kesehatan akibat paparan asap kebakaran," tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni.
Ia menyampaikan, tim kesehatan disiagakan untuk memberikan pelayanan cepat apabila ditemukan warga atau petugas yang mengalami keluhan kesehatan selama proses penanganan kebakaran berlangsung.
"Kami melakukan pemantauan kondisi kesehatan petugas dan masyarakat sekitar. Selain pemeriksaan kesehatan, kami juga mengedukasi masyarakat agar menggunakan masker dan membatasi aktivitas di area yang terdampak asap," ujarnya.
Sebagai bentuk pencegahan, petugas turut membagikan masker kepada warga yang berada di sekitar lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko gangguan saluran pernapasan akibat paparan asap yang ditimbulkan dari kebakaran pabrik karet tersebut.
Sebanyak enam personel Dinas Kesehatan diterjunkan ke lokasi bersama satu unit ambulans yang disiagakan untuk memberikan pelayanan medis apabila diperlukan.
"Hingga saat ini, belum dilaporkan adanya korban luka maupun warga yang memerlukan penanganan medis lanjutan. Namun, seluruh sarana prasarana telah disiagakan sejak malam kejadian," tutur dr. Dini.
Pemkot Tangerang juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, menggunakan masker saat beraktivitas di sekitar lokasi terdampak, serta segera memeriksakan diri apabila mengalami keluhan seperti sesak napas, iritasi mata atau gangguan kesehatan lainnya.