Sabtu, 01 Agustus 2026
Tangerang, oC

Panen Raya Kampung Wisata Keramba 22 Kota Tangerang Capai 200 Kilogram

Sabtu, 01 Agustus 2026 14:15 WIB
130
Share
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono (kiri) beserta jajaran memanen ikan di Kampung Wisata Keramba 22, Garden City Residence, Periuk, Kota Tangerang, Sabtu (1/8/26) (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya, Kota Tangerang baru saja melakukan panen raya dengan hasil yang luar biasa. Salah satu komunitas budi daya perikanan unggulan di Kota Tangerang tersebut berhasil memanen 200 kilogram ikan patin.

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono mengapresiasi inovasi yang selama ini digencarkan para pegiat di Kampung Wisata Keramba 22 Gebang Raya. Hasil yang selama ini dipanen berkontribusi besar dalam mendukung program ekonomi dan ketahanan pangan bagi masyarakat sekitar.

“Kami hari ini bersama masyarakat sekitar menyambut panen raya dari hasil budi daya perikanan yang ada di sini. Ada hampir 200 kilogram ikan yang bisa dipanen, tentu ini menjadi kabar baik untuk terus didukung agar produktivitasnya meningkatkan termasuk memfasilitasi sarana dan prasana yang dibutuhkan,” ujar Maryono, Sabtu (1/8/26).

Sejalan dengan itu, Ketua Komunitas Kampung Wisata 22 Gebang Raya, Muhammad Afendhi menambahkan, panen raya telah dilakukan setiap tahun secara rutin. Termasuk tadi siang diselenggarakan bersama pegiat Bank Sampah Kota Tangerang Wilayah Barat untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

”Tidak hanya panen raya, kami juga mengadakan kegiatan untuk mengampanyekan pelestarian lingkungan seperti fashion show dan pameran bertema daur ulang hasil karya para pegiat bank sampah khususnya yang ada di wilayah barat,” tambah Afendhi.

Selain itu, kegiatan panen raya yang berlangsung meriah tadi diharapkan dapat mengampanyekan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan sekaligus berkontribusi mendukung terwujudnya ketahanan pangan di Kota Tangerang.

”Kami berharap adanya panen raya ini, pemerintah dan masyarakat bisa terus bekerja sama mengembangkan produktivitas pertanian termasuk budi daya perikanan untuk mendukung ketahanan pangan karena pangan tidak akan bisa digantikan dengan mesin,” pungkasnya.