Rabu, 21 Oktober 2026
Tangerang, oC

DP3AP2KB Kota Tangerang Torehkan Deretan Prestasi hingga Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Selasa, 20 Oktober 2026 15:16 WIB
63
Share
(Arsip) Penghargaan Kota Layak Anak dari Kementerian PPPA RI. (Sumber : Diskominfo) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang mencatatkan berbagai capaian strategis dan sejumlah prestasi.

Langkah masif yang berfokus pada perlindungan, pemberdayaan perempuan, penanganan stunting, hingga bina keluarga lansia terbukti meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang secara signifikan.

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian mengungkapkan, indeks pelayanan dan kualitas hidup masyarakat Kota Tangerang saat ini telah berada di atas rata-rata pencapaian tingkat provinsi maupun nasional.

"Kami mencatatkan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) sebesar 67, melampaui target provinsi dan nasional yang dipatok pada angka 64. Hal ini membuktikan bahwa tingkat kesehatan, kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang terus mengalami peningkatan nyata," tegasnya.

Dalam dua tahun terakhir, DP3AP2KB Kota Tangerang sukses meraih sejumlah prestasi tingkat provinsi hingga nasional, seperti KLA Kategori Nindya, Juara 1 & 2 Lomba Keluarga Berkualitas Banten, Juara 1 Lomba Rumah Dataku, penghargaan Lomba TAMAS, serta apresiasi indeks pelayanan publik dari KPPPA dan BKKBN.

"Kami bermitra dengan PKK, DWP, dan Gabungan Organisasi Wanita di Kota Tangerang agar perempuan bisa setara gender dengan laki-laki untuk bisa memimpin, mengambil keputusan, serta menyampaikan pendapatnya," kata Tihar.

Melalui program Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP) yang diselenggarakan di 13 kecamatan, pembinaan tidak hanya berfokus pada sektor ekonomi, tetapi juga mencakup penguatan kapasitas politik, sosial, dan budaya.

"Kami juga terus berkolaborasi dengan Aparat Penegak Hukum (APH) seperti Kepolisian dan Kejaksaan dalam upaya pencegahan serta advokasi hukum bagi perempuan dan anak," sambungnya.

Selain itu, program Bina Lansia melalui Sekolah Lansia menjadi salah satu inovasi unggulan DP3AP2KB Kota Tangerang yang telah mewisuda dua gelombang lulusan di seluruh kecamatan.

Mengusung kurikulum 7 dimensi kehidupan dan sistem pembelajaran secara bertahap (Standar 1 hingga 3), program ini melibatkan sinergi dari MUI, Kemenag, PKK, hingga relawan masyarakat melalui 12 kali pertemuan per semester.

"Lulusan dari Sekolah Lansia diharapkan menjadi agent of change di lingkungannya untuk mengajak para lansia lain tetap sehat, bahagia, berdaya guna, dan tidak merasa kesepian," paparnya.

Dalam menjaga kesehatan reproduksi perempuan, DP3AP2KB secara aktif berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Layanan kontrasepsi/KB (pil, suntik, dan metode lainnya) dilakukan secara masif melalui program roadshow di 13 kecamatan serta diselipkan pada momentum event resmi Kota Tangerang untuk menjangkau masyarakat secara luas.

"Kami berkomitmen untuk terus melanjutkan program-program strategis ini secara berkelanjutan (sustainable) demi mewujudkan masyarakat Kota Tangerang yang sehat, berdaya, dan sejahtera," tutup Tihar.