Dalam rangka menyambut Hari Santri Tahun 2026, Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tangerang berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang menggelar kegiatan kampanye Edukasi Kesehatan Lingkungan dan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di berbagai pondok pesantren dan sekolah di wilayah Kota Tangerang.
Salah satu lokasi yang menjadi lokus kegiatan ini adalah Pondok Pesantren As-Sa’adah yang berlokasi di Jalan Majlis RT 04, RW 02, Kelurahan Sangiang Jaya, Kecamatan Periuk, Kamis (15/10/26).
Kepala Kemenag Kota Tangerang Iin Sholihin menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di lingkungan pesantren yang jumlahnya terdaftar sebanyak 338 pondok pesantren di Kota Tangerang.
"Kami mendorong para santri agar senantiasa menjaga kesehatan, baik kesehatan diri sendiri maupun kesehatan lingkungan pondok. Melalui dukungan luar biasa dari Pemerintah Kota Tangerang dan Dinas Kesehatan, kami berharap bisa menerapkan pola hidup di kalangan santri," pungkas Iin.
"Dengan tubuh yang sehat dan pola hidup yang baik, kita optimistis santri Kota Tangerang mampu tumbuh menjadi generasi berkualitas dan calon pimpinan bangsa masa depan," ujarnya
Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Tangerang, dr. Amir Ali menjelaskan, program ini dijalankan secara masif melalui puskesmas di wilayah masing-masing.
"Untuk bisa belajar dengan baik, para santri harus sehat, dan dasar dari kesehatan adalah kebersihan. Menjaga hidup bersih membutuhkan pengetahuan, karena itu kami memberikan edukasi langsung.
Dinkes memberikan penyuluhan serta menghadirkan narasumber tepercaya, untuk mengedukasi santriwan dan santriwati mengenai pentingnya kebersihan dan bahaya merokok.
"Kehadiran Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sangat mendukung langkah kami dalam menciptakan lingkungan pendidikan, sekolah dan tempat ibadah yang bebas dari asap rokok," tegas dr. Amir.
Sementara itu, perwakilan dari Pondok Pesantren As-Sa’adah Nyai Nur Aini, menyambut baik dan mengapresiasi penuh inisiatif dari Kemenag dan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Sebanyak 150 santri di pesantrennya berpartisipasi aktif dan antusias mengikuti penyuluhan tersebut.
"Edukasi ini menjadi langkah penting untuk membentengi anak-anak kita agar terhindar dari bahaya rokok. Di Pesantren As-Sa'adah, kami terus menerapkan pembiasaan hidup bersih, seperti piket kebersihan rutin tiga kali sehari, pengontrolan loker dan area jemuran," sambungnya.
"Alhamdulillah, berkat penyuluhan, pembiasaan PHBS, dan screening rutin dari puskesmas, kasus penyakit kulit santri terus menurun. Kami juga rutin menggelar kegiatan kebersamaan dan bimbingan asrama untuk mempererat persaudaraan sekaligus mencegah terjadinya perundungan," paparnya.
Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan lingkungan pesantren di Kota Tangerang tidak hanya mencetak santri yang unggul secara akademis dan spiritual, tetapi juga melahirkan generasi muda yang sehat, inovatif dan berdaya saing tinggi.