Jumat, 08 Mei 2026
Tangerang, oC

Atasi Sampah Rumah Tangga, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah Sukses Hasilkan Puluhan Juta Rupiah

Jumat, 08 Mei 2026 15:30 WIB
99
Share
Camat Karang Tengah Hendriyanto (kanan) menimbang sampah daur ulang dari para pegawai kecamatan di Bank Sampah Kantor Kecamatan Karang Tengah, Kelurahan Pondok Pucung, Kecamatan Karang Tengah, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jumat (8/5/26) (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah terus konsisten mengumpulkan sampah rumah tangga dari seluruh pegawai.

Camat Karang Tengah Hendriyanto menuturkan, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah berhasil mengelola sampah rumah tangga menjadi bernilai ekonomi senilai puluhan juta rupiah dalam setahun.

Hasil sampah rumah tangga yang dikelola Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah mencapai 300-400 kilogram dalam sepekan. Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah dalam sebulan terakhir mampu mengurangi 4,7 ton sampah rumah tangga ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing.

”Kami sudah menjalankan Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah ini hasilnya luar biasa, pegawai sangat antusias berpartisipasi, mulai dari sampah plastik, kertas, kardus, sampai minyak jelantah dari rumah masing-masing dikumpulkan setiap Jumat,” ujar Hendriyanto, Jumat (8/5/26).

Tidak sampai di situ, hasil pengelolaan sampah rumah tangga di Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah dimanfaatlkan untuk menunjang kegiatan pemberdayaan masyarakat sekitar.

Tidak jarang, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah menggelar kegiatan santunan sampai memberikan hadiah (reward) bagi pegawai yang berhasil mengumpulkan jumlah sampah terbanyak dalam setahun.

”Ada banyak manfaat dari adanya bank sampah ini, selain untuk mengelola sampah rumah tangga masing-masing pegawai, yang terpenting bisa meningkatkan kesadaran untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari sampah,” tambahnya.

Selain itu, Bank Sampah Kecamatan Karang Tengah diharapkan dapat terus berjalan secara berkelanjutan sekaligus menginspirasi masyarakat untuk menggerakkan bank sampah di lingkungan masing-masing, mulai dari kelurahan, RW, sampai komplek-komplek pemukiman.