Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) memastikan ketersediaan stok dan stabilitas harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah Kota Tangerang tetap aman dan terkendali.
Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang Perdagangan Disperindagkop UKM Kota Tangerang, Ali Furqon, saat melakukan monitoring langsung di SPBU 34.151.50 Kebon Nanas, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Kamis (2/4/26).
“Monitoring ini kami lakukan secara berkala. Saat ini kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi riil, baik dari sisi harga maupun ketersediaan stok BBM di SPBU,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pemantauan, Ali memastikan bahwa isu kenaikan harga BBM yang sempat beredar merupakan informasi tidak tepat. Selain itu, stok BBM di seluruh SPBU di Kota Tangerang juga dipastikan dalam kondisi aman.
“Untuk harga sampai saat ini tidak ada perubahan. Sementara untuk stok, Alhamdulillah masih aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat Kota Tangerang disetiap harinya,” ungkapnya.
Ia menambahkan, saat ini terdapat sekitar 50 SPBU yang beroperasi di Kota Tangerang. Seluruhnya terus berkoordinasi dengan pihak Pertamina guna menjaga distribusi dan ketersediaan BBM tetap lancar, terutama setelah sempat terjadi lonjakan permintaan dari masyarakat.
Sementara itu, Supervisor SPBU 34.151.50 Kebon Nanas Suharli menyampaikan, ketersediaan BBM di SPBU yang dikelolanya selalu dalam kondisi aman dan tidak mengalami kekosongan.
“Stok BBM selalu tersedia. Kalaupun sempat terjadi antrean, itu lebih karena peningkatan permintaan dari masyarakat. Namun secara umum distribusi tetap berjalan lancar,” katanya.