Sabtu, 25 Juli 2026
Tangerang, oC

Asal Usul Gerendeng, Kampung Bersejarah Penyambung Kota Tangerang

Jumat, 24 Juli 2026 18:45 WIB
268
Share
Foto udara jembatan Kaca yang berlokasi di Jl. Benteng Makasar, Kecamatan Tangerang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH)

Sejarah Kota Tangerang tidak bisa dilepaskan dari cerita unik dibalik asal muasal penyebutan kampung-kampungnya. Salah satunya, Kampung Gerendeng dipercaya telah eksis sejak pertama kali Tangerang berdiri.

Buku ”Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang” karya Burhanudin menceritakan keberadaan Kampung Gerendeng bisa dilacak sejak tahun 1407 sebelum masa kolonial Belanda di daerah Tangerang.

Berdasarkan cerita tutur yang masih diwariskan, penyebutan ”Gerendeng” meyimpan kisah perjuangan prajurit Priyangan ketika melawan pasukan kolonial. Di sepanjang kampung ini dipercaya sebagai ”pagar endeng” atau pagar pertahanan dari bambu yang kemudian berkembang penyebutannya menjadi ”Gerendeng” seiring berkembangnya waktu.

”Di sini dulu tempatnya pagar pertahanan prajurit Priyangan dari serangan, dari keberadaan pagar endeng berasal, orang Sunda menyingkatkan menjadi Gerendeng,” tulisnya.

Kampung Gerendeng pada masa sekarang sudah berkembang saat pesat sebagai salah satu kampung terpadat di tengah Kota Tangerang. Istilah Kampung Gerendeng sendiri sekarang dibedakan menjadi ”Gerendeng” yang berada di bantaran persis Sungai Cisadane, serta “Gerendeng Tegal” yang terletak di sebelah barat Jalan Otista Karawaci.

”Gerendeng hari ini berbeda dengan Gerendeng masa lalu, kini seluruh elemen masyarakat sudah membaur, bahkan antara pendatang dan pribumi sudah banyak yang kawin sehingga Gerendeng menjadi salah satu kawasan multikultural simbol keberagaman di Kota Tangerang,” tambahnya.

Selain itu, Kampung Gerendeng saat ini memiliki ikon pariwisata paling terkenal di Kota Tangerang yakni Jembatan Kaca Berendeng yang menghubungkan Kota Tangerang bagian barat dan timur sekaligus sentra lokasi penyelenggaraan Festival Cisadane dari tahun ke tahun.