Selasa, 27 Oktober 2026
Tangerang, oC

Verifikasi PUG, Sachrudin: Bukan Cuma Capaian, Kesetaraan Lebih Dirasakan

Selasa, 27 Oktober 2026 20:30 WIB
4
Share
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan paparan terkait implementasi Pengarusutamaan Gender (PUG) sebagai upaya mewujudkan pembangunan yang inklusif dan responsif gender di Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Pembangunan tidak cukup hanya menghasilkan capaian, tetapi juga harus memastikan manfaatnya dirasakan secara adil oleh seluruh masyarakat. Prinsip inilah yang terus didorong jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Pengarusutamaan Gender (PUG), agar setiap kebijakan dan program pembangunan semakin inklusif serta mampu menjawab kebutuhan perempuan, laki-laki, anak, disabilitas, lansia, secara setara.

Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan, keberhasilan PUG tidak semata-mata diukur dari penilaian maupun penghargaan yang diraih, melainkan dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Karena itu, kolaborasi lintas sektor perlu terus diperkuat agar kesetaraan benar-benar terwujud dalam pelaksanaan pembangunan.

Hal tersebut diungkapkan Sachrudin, pada saat menyampaikan pemaparan secara daring dalam Kegiatan Evaluasi Penyelenggaraan PUG Tahun 2024 dan 2025 menuju Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2026, di Tangerang Live Room, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026).

“PUG ini merupakan hasil kolaborasi, baik secara internal maupun eksternal. Selain perangkat daerah, ada akademisi, organisasi perempuan, APH, SIAP, dan berbagai elemen lainnya. Yang paling penting, bagaimana seluruh program ini dapat dirasakan masyarakat dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan responsif gender,” ujar Sachrudin, dihadapan para tim penilai dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPA).

Menurutnya, keterlibatan berbagai pihak menjadi kunci untuk memastikan perspektif kesetaraan gender terintegrasi dalam kebijakan dan program pembangunan. Dengan demikian, pembangunan tidak hanya berorientasi pada pencapaian target, tetapi juga memberikan ruang, kesempatan, dan manfaat yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

Sachrudin, juga berharap proses evaluasi dan verifikasi lapangan yang diinisiasi Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) dapat menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan PUG di Kota Tangerang.

“Mudah-mudahan dengan verifikasi lapangan ini, akan membawa semangat bagi kami semua, sehingga Kota Tangerang semakin baik lagi dalam penyelenggaraan PUG,” tambahnya.

Sachrudin, juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran perangkat daerah, serta seluruh pihak terkait yang senantiasa mendukung pelaksanaan PUG di Kota Tangerang. Kolaborasi dan komitmen bersama tersebut menjadi kunci untuk memastikan kesetaraan gender terintegrasi dalam setiap kebijakan dan program pembangunan.

“Terima kasih kepada seluruh perangkat daerah, dan semua pihak yang terus berkolaborasi mendukung PUG. Mari kita jaga komitmen ini agar pembangunan semakin inklusif dan berkeadilan, serta manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Sachrudin.

Sementara itu, Perencana Ahli Madya dari Kemen PPPA, Merry Mardina, menegaskan, verifikasi lapangan tersebut belum menjadi penetapan nilai akhir. Ia mengingatkan bahwa pelaksanaan PUG tidak boleh berhenti pada pemenuhan regulasi, dokumen, maupun kelembagaan, tetapi harus tercermin dalam proses pembangunan dan manfaat yang diterima masyarakat.

“Pelaksanaan PUG tidak berhenti pada tersedianya regulasi, dokumen, maupun kelembagaan, tetapi perlu terlihat dalam proses pembangunan, dengan memberi manfaat yang nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Adapun verifikasi lapangan ini, bagian dari evaluasi PUG Tahun 2024 - 2025 dalam rangka menuju APE 2026, guna mendalami hasil verifikasi administrasi dan bukti dukung yang disampaikan. APE merupakan apresiasi atas komitmen pemerintah dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan hak anak.

Pada 2023, Pemkot Tangerang meraih kategori Nindya. Capaian ini menjadi pijakan untuk terus memperkuat PUG, agar kesetaraan tidak sekadar menjadi kebijakan tetapi nyata serta hadir dalam pembangunan sehingga manfaatnya dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.