Selasa, 27 Oktober 2026
Tangerang, oC

Festival B2SA, Sachrudin: Pangan Sehat, Generasi Hebat!

Selasa, 27 Oktober 2026 12:55 WIB
11
Share
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menyampaikan sambutan sekaligus mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dalam mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman melalui Festival B2SA, Selasa (27/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Masa depan kota tak hanya dibangun dengan infrastruktur, tetapi juga dengan generasi yang sehat dan bergizi. Karena itu, pemenuhan gizi seimbang menjadi investasi penting untuk melahirkan generasi yang cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, Sachrudin, saat membuka Festival Pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) yang diselenggarakan Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Ketahanan Pangan (DKP) di Plaza Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Selasa (27/10/2026).

Sachrudin menegaskan, pemenuhan gizi bukan sekadar menyediakan makanan untuk menghilangkan rasa lapar, melainkan memastikan setiap asupan mendukung kesehatan dan tumbuh kembang. Kesadaran memilih dan mengolah pangan bergizi perlu dibangun mulai dari lingkungan keluarga dan sejka dini.

“Kita harus memikirkan masa depan dan generasi penerus. Makanan yang disajikan bukan hanya untuk membuat kenyang, tetapi juga harus bergizi dan seimbang. Banyak bahan pangan lokal yang bisa diolah menjadi makanan dengan kandungan gizi yang baik,” ujar Sachrudin.

Menurutnya, kecukupan gizi berperan penting dalam mendukung pertumbuhan fisik, kemampuan belajar, dan kualitas sumber daya manusia. Edukasi mengenai pola konsumsi pangan sehat pun perlu terus diperluas agar menjadi kebiasaan sehari-hari masyarakat.

“Harapannya, anak-anak kita dapat tumbuh dan berkembang dengan baik. Bukan hanya sehat secara fisik, tetapi juga cerdas, sehingga kelak mampu meraih masa depan yang lebih baik dan hidup bahagia serta sejahtera,” tuturnya.

Terkait program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat, Sachrudin menyatakan dukungan Pemerintah Kota Tangerang melalui penguatan edukasi pangan yang sejalan dengan semangat B2SA. Kedua upaya tersebut memiliki tujuan yang sama, yakni mendukung pemenuhan gizi dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Program MBG harus kita dukung dan selaraskan dengan program di daerah. Yang terpenting, makanan yang dikonsumsi benar-benar memenuhi kebutuhan gizi secara seimbang,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa pemenuhan gizi tidak semata-mata ditentukan oleh banyaknya makanan, tetapi oleh keseimbangan asupan sesuai kebutuhan tubuh. Masyarakat perlu memahami pentingnya mengonsumsi pangan yang beragam, bergizi seimbang, dan aman.

“Pembangunan bukan hanya tentang gedung yang megah atau infrastruktur yang baik. Kita juga harus membangun manusianya. Sebab, kualitas sumber daya manusia sangat berkaitan dengan pemenuhan gizi. Makanan harus cukup, tidak berlebihan, dan yang paling penting, seimbang,” pungkas Sachrudin.