Kebahagiaan menyelimuti para penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan).
Salah satunya, seorang lansia berusia 90 tahun asal Panunggangan Utara, Pinang, Nisa binti Imam. Ia mengutarakan kebahagianya setelah bisa beristirahat di rumahnya sendiri dengan aman dan nyaman.
Sebelumnya, kondisi rumah yang sudah ditinggalinya sejak lama mengalami kerusakan berat di bagian atap, tembok dan alasnya. Kondisi tersebut membuatnya tidak dapat beristirahat dengan nyaman terutama ketika hujan turun.
"Alhamdulillah, sekarang kalau hujan sudah tidak lagi kebocoran. Jadi bisa istirahat dengan enak, nyaman dan aman tanpa harus khawatir kalau hujan tiba. Pokoknya terima kasih kepada semua yang telah membantu,” ujar Nisa ketika ditemui di rumahnya, Jumat (16/10/26).
Di tempat sama, Ketua Rukun Tetangga (RT) 04/Rukun Warga (RW) 01 Panunggangan Utara Margono, memberikan apresiasi atas kepedulian pemerintah dalam menjamin tempat tinggal yang layak bagi semua lapisan masyarakat Kota Tangerang.
Dalam pelaksanaannya, program bedah rumah di wilayahnya juga berjalan sangat cepat hanya memakan waktu kurang dari satu bulan sudah dituntaskan sekaligus bisa dihuni saat itu juga.
"Rumahnya sendiri direhabilitasi bulan kemarin, kalau prosesnya sangat cepat, kurang lebih hanya dua minggu. Selama prosesnya juga dibantu sebagian warga dan keluarga agar Nenek Nisa bisa segera mempunyai rumah yang layak ditinggali,” tambah Margono.
Selain itu, program bedah rumah di seluruh wilayah Kota Tangerang sudah mencapai 75 persen dari total target 1.000 unit rumah selama 2026.