Senin, 28 September 2026
Tangerang, oC

Hari Rabies Sedunia, Kota Tangerang Catat 14 Tahun Tanpa Kasus Rabies pada Hewan

Senin, 28 September 2026 10:06 WIB
33
Share
Petugas menyuntikkan vaksin kepada anabul di Halaman Kantor Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Peringati Hari Rabies Sedunia, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat upaya pencegahan rabies melalui vaksinasi hewan dan penguatan layanan kesehatan bagi masyarakat.

Upaya tersebut turut mendukung capaian Kota Tangerang yang tercatat tidak ditemukan kasus rabies pada hewan selama 14 tahun terakhir.

Capaian tersebut mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Banten pada Februari 2025. Penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi atas upaya Kota Tangerang dalam menjaga kesehatan hewan sekaligus melindungi masyarakat dari risiko penularan rabies.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun mengatakan, capaian tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga kesehatan hewan, kesehatan masyarakat veteriner, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pencegahan tetap dilakukan meski Kota Tangerang telah lama tidak menemukan kasus rabies pada hewan.

”Salah satu upaya yang terus dilakukan ialah vaksinasi rabies bagi hewan peliharaan. Sepanjang 2025, Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Tangerang telah memberikan vaksinasi rabies kepada 842 ekor hewan. Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan kondisi Kota Tangerang tetap aman dari ancaman rabies,” papar Muhdorun.

Program vaksinasi juga terus dilanjutkan pada 2026 melalui layanan jemput bola. Pada Juli 2026, DKP melalui Puskeswan menggelar vaksinasi rabies gratis di Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, dengan menyiapkan sekitar 50 dosis vaksin di setiap titik per hari. Program tersebut dilakukan dengan menyisir sejumlah kecamatan dan kelurahan di Kota Tangerang.

“Pemkot Tangerang juga menyiapkan layanan bagi masyarakat yang mengalami gigitan atau cakaran hewan penular rabies. Dinas Kesehatan Kota Tangerang telah menyediakan 21 Rabies Center yang tersebar di sejumlah fasilitas kesehatan, termasuk RSUD Kota Tangerang dan puskesmas,” jelasnya.

Masyarakat juga diimbau tidak menyepelekan gigitan atau cakaran hewan yang berisiko menularkan rabies. Pertolongan pertama dapat dilakukan dengan segera mencuci luka menggunakan sabun dan air mengalir selama 15 menit.

“Kemudian korban perlu segera mendapatkan pemeriksaan di fasilitas kesehatan atau Rabies Center untuk menentukan penanganan selanjutnya,” katanya.