Kota Tangerang tidak hanya memiliki ruang terbuka, wisata kuliner, dan destinasi keluarga. Di balik perkembangan kotanya yang semakin modern, terdapat sejumlah kawasan dan bangunan bersejarah yang menyimpan cerita perjalanan Kota Tangerang dari masa ke masa. Menjelajah destinasi heritage bisa menjadi pilihan wisata sekaligus cara mengenal sejarah kota.
Pemerintah Kota Tangerang mencatat, terdapat 24 objek yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya. Di antaranya Kawasan Pasar Lama, Masjid dan Makam Jami Kalipasir, Klenteng Boen Tek Bio, Rumah Arsitektur Cina atau Museum Benteng Heritage, Stasiun Tangerang, serta sejumlah bangunan bersejarah lainnya.
1. Museum Benteng Heritage
Museum Benteng Heritage menjadi salah satu destinasi yang dapat dikunjungi untuk mengenal sejarah masyarakat Tionghoa Benteng di Kota Tangerang. Berlokasi di Jalan Cilame, kawasan Pasar Lama, bangunan museum merupakan bangunan lawas dengan arsitektur tradisional Tionghoa yang diperkirakan dibangun pada pertengahan abad ke-17.
Di dalamnya terdapat berbagai koleksi bersejarah, termasuk kamera tua, alat pemutar musik kuno, hingga koleksi yang berkaitan dengan kehidupan masyarakat Tionghoa di Tangerang. Pengunjung juga dapat melihat suasana kawasan Pasar Lama dari balkon museum.
2. Klenteng Boen Tek Bio
Masih di sekitar kawasan Pasar Lama, wisatawan dapat melanjutkan perjalanan ke Klenteng Boen Tek Bio. Berdiri sejak 1684, klenteng ini merupakan salah satu bangunan bersejarah di Kota Tangerang sekaligus bagian dari cagar budaya.
Selain menjadi tempat ibadah, Boen Tek Bio memiliki keterkaitan erat dengan perkembangan masyarakat Tionghoa Benteng. Arsitektur dan keberadaannya menjadi bagian dari perjalanan panjang sejarah kawasan Tangerang yang berada di sekitar Sungai Cisadane.
3. Masjid Jami Kalipasir
Destinasi berikutnya adalah Masjid Jami Kalipasir yang berada di kawasan Sukasari. Masjid dan makam Kalipasir termasuk dalam daftar cagar budaya Kota Tangerang dan menjadi bagian dari jejak sejarah perkembangan kawasan di sekitar Pasar Lama dan Sungai Cisadane.
Keberadaan masjid bersejarah ini juga memperlihatkan bagaimana berbagai unsur budaya dan kehidupan masyarakat berkembang berdampingan di kawasan pusat Kota Tangerang.
4. Museum Juang Taruna
Bagi masyarakat yang ingin mengenal sejarah perjuangan, Museum Juang Taruna dapat menjadi pilihan. Museum ini menyimpan cerita mengenai kiprah para Taruna Akademi Militer Tangerang pada masa lalu dan berada di sekitar kawasan Taman Makam Pahlawan Taruna.
Museum Juang Taruna juga menjadi bagian dari destinasi wisata bersejarah yang dikenalkan Pemerintah Kota Tangerang. Keberadaannya dapat menjadi ruang pembelajaran sejarah, khususnya bagi generasi muda.
Dengan kekayaan cagar budaya dan jejak sejarah yang masih dapat ditemui hingga kini, Kota Tangerang menawarkan pengalaman wisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenal cerita dan keberagaman yang membentuk identitas kota.