Jumat, 07 Agustus 2026
Tangerang, oC

Kelurahan Gaga Kota Tangerang dan Universitas Budi Luhur Implementasikan IoT Pendeteksi Banjir & Bak Sampah Digital

Kamis, 06 Agustus 2026 17:15 WIB
72
Share
Kegiatan sosialisasi implementasi IoT (Internet of Things) pendeteksi banjir dan bak sampah digital di KWT SUMANG, RW 01, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Banten, Kamis (6/8/26) (Sumber : Kecamatan Larangan) (NOVAN NANDA AJITA)

Dalam upaya menguatkan adaptasi perubahan iklim dan pemberdayaan ekonomi masyarakat, Kelurahan Gaga memfasilitasi kegiatan Sosialisasi Implementasi IoT (Internet of Things) Pendeteksi Banjir dan Bak Sampah Digital.

Kegiatan yang bertempat di KWT SUMANG, RW 01, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang ini merupakan bentuk sinergi akademisi dan pemerintah daerah dalam mendukung ProKlim (Program Kampung Iklim) BUMIKU, Kamis (6/8/2026).

Program inovasi berbasis teknologi ini diinisiasi oleh Tim Universitas Budi Luhur bekerja sama dengan pihak kelurahan serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang.

Lurah Gaga Muhammad Nur, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas dipilihnya wilayah KWT SUMANG sebagai lokasi penerapan teknologi tepat guna ini. Menurutnya, integrasi teknologi ke dalam ProKlim menjadi langkah nyata dalam menghadapi tantangan lingkungan secara cerdas.

"Melalui alat pendeteksi banjir berbasis IoT ini, masyarakat dapat memperoleh peringatan dini secara lebih cepat dan akurat. Sementara itu, hadirnya bak sampah digital diharapkan tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomis bagi warga setempat," tegasnya.

Perwakilan Dosen Universitas Budi Luhur menuturkan, penerapan teknologi berbasis Internet of Things ini, dirancang agar mudah dioperasikan oleh masyarakat serta mampu memberikan solusi nyata terhadap permasalahan lingkungan.

"Teknologi IoT pendeteksi banjir ini bekerja dengan memberikan peringatan dini secara real-time saat tinggi air mulai meningkat, sehingga warga memiliki waktu tanggap yang lebih cepat," ucapnya.

"Sedangkan sistem bak sampah digital yang dihadirkan untuk mempermudah tata kelola pemilahan sampah, sehingga sampah yang terkumpul memiliki nilai ekonomis yang dapat dirasakan langsung dampaknya oleh warga ProKlim BUMIKU," tambahnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, warga RW 01 dan anggota KWT SUMANG dibekali pemahaman teknis mengenai cara kerja sensor IoT pendeteksi tinggi air serta pemanfaatan sistem bak sampah digital untuk memilah dan mengelola sampah bernilai guna.