Selasa, 04 Agustus 2026
Tangerang, oC

Hadapi Puncak Musim Kemarau, Pemkot Tangerang Siapkan Puluhan Armada Bantuan Air Bersih

Senin, 03 Agustus 2026 17:45 WIB
142
Share
Wali Kota Tangerang Sachrudin (tengah) memberikan sambutan dalam Rapat Evaluasi Kewilayahan Agustus Pemerintah Kota Tangerang di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (3/8/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menyiapkan puluhan armada perbantuan air bersih untuk menghadapi potensi krisis air.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bappeda) Kota Tangerang Mahdiar menegaskan, penyediaan armada perbantuan air bersih dilakukan sebagai salah satu langkah strategis mitigasi kekeringan di tengah puncak musim kemarau yang diprediksi melanda Kota Tangerang sampai Oktober mendatang.

”Kami mulai berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait untuk menyiapkan 20 armada bantuan air bersih dan 5 tangki air yang nanti akan dikirimkan ke wilayah yang membutuhkan. Berdasarkan laporan dari BMKG menunjukkan, ada beberapa kecamatan yang termasuk zona waspada kekeringan seperti Cipondoh, Pinang, Benda dan Tangerang,” ujar Mahdiar, Senin (3/8/26).

Di momentum yang sama, Wali Kota Tangerang Sachrudin memastikan upaya mitigasi puncak musim kemarau sudah mulai berjalan di sejumlah titik lokasi.

Salah satunya, Pemkot Tangerang sedang melakukan normalisasi muka pintu air untuk meningkatkan daya tampung debit air sehingga bisa dimanfaatkan masyarakat sekitar dalam menghadapi ancaman kekeringan.

”Kami memanfaatkan rapat evaluasi bulanan tadi untuk meningkatkan sinergi semua lapisan terutama untuk mematangkan mitigasi mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan selama puncak musim kemarau berlangsung mulai dari kebakaran sampai kekeringan di sejumlah wilayah,” tambah Sachrudin setelah Rapat Evaluasi Bulanan di Puspem Kota Tangerang.

Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau kepada semua lapisan masyarakat untuk berpartisipasi meningkatkan mitigasi dalam menghadapi masa puncak musim kemarau di Kota Tangerang.

”Kami mengajak semua masyarakat turut bergerak bersama-sama memitigasi ancaman kekeringan di tengah puncak musim kamarau ini dengan menghindari aktivitas yang dapat merugikan sesama seperti menggunakan air secara berlebihan sampai membakar sampah yang dapat menyebabkan kebakaran dan lainnya,” tambahnya.