Jumat, 03 Juli 2026
Tangerang, oC

Asal Muasal Kampung Pakojan, Cerita Haji Emen Sebarkan Islam di Kota Tangerang

Jumat, 03 Juli 2026 13:30 WIB
47
Share
(Arsip) Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Sumber : Arsip) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Kota Tangerang mempunyai banyak daerah yang menyimpan cerita unik di balik asal muasal penyebutannya. Salah satunya, Kampung Pakojan yang lokasinya memisahkan dua kawasan kota mandiri yang menjadi sentra perekonomian yakni Modernland Tangerang dan Alam Sutera.

Burhanudin dalam bukunya berjudul “Melacak Asal Muasal Kampung di Kota Tangerang” menjelaskan, penyebutan Kampung Pakojan tidak bisa dilepaskan dari peran tokoh masyarakat setempat K.H Usman (Haji Emen) yang dikenal sebagai penduduk pertama di Kampung Pakojan.

Haji Emen dikenal sebagai orang pertama yang menambahkan kata “Pakojan” untuk mendai kawasan tempat tinggalnya yang dulu menjadi bagian dari wilayah Cipete, Pinang. Hal ini bisa dibuktikan dengan penuturan masyarakat sekitar yang seringkali menyebut Kampung Pakojan dengan sebutan Cipete Pakojan.

“Yang menamakan Kampung Pakojan adalah Haji Emen. Sebelum berdakwah di kampung ini dulu memang belajarnya di Pakojan Jakarta. Dulunya diharapkan biar jadi pusat pembinaan agama. Tidak hanya pemberi nama, Haji Emen juga pendiri masjid pertama yang masih ada sampai sekarang termasuk makamnya di depan mimbar masjid yang terkenal dengan Kramat Pakojan,” dikutip dari buku karya Burhanudin.

Bukan tanpa alasan, Haji Emen memilih penyebutan Kampung Pakojan karena terinspirasi dengan wilayah Pakojan, Jakarta Barat yang menjadi tempatnya belajar serta menimba ilmu agama.

Istilah Pakojan sendiri banyak diartikan berasal dari bahasa India, yaitu ”kojal choja” yang berarti orang Muslim. Hal ini mengacu pada kondisi sosiologis wilayah Pakojan (Jakarta Barat) yang menjadi kawasan pemukiman orang Arab saat masa kolonial sampai akhir abad ke-19 silam.

”Orang kampung sini pada dagang ke Pakojan Jakarta dan belajar agama di sana. Makanya, Haji Emen ingin dan berharap daerahnya berkembang seperti Pakojan di Jakarta. Di samping itu memang orang sini dulu semuanya belajarnya ke Haji Emen,” dijelaskan di buku yang sama.

Saat ini, Kampung Pakojan menjadi salah satu kelurahan di Kecamatan Pinang yang berbatasan langsung dengan Kelurahan Kunciran di sebelah timur, Kelurahan Cikokol di sebelah barat, Kelurahan Panunggangan di sebeleh selatan dan Kelurahan Poris Plawad di sebelah utara.