Selasa, 09 Juni 2026
Tangerang, oC

Antisipasi Penyakit Berbasis Lingkungan, Puskesmas Baja Gencarkan Survei Vektor dan Gerakan 3M Plus

Senin, 08 Juni 2026 14:41 WIB
56
Share
Petugas Puskesmas Baja memeriksa jentik nyamuk di beberapa rumah warga (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Dalam upaya menekan risiko penularan penyakit berbasis lingkungan, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Puskesmas Baja, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang secara aktif melaksanakan kegiatan survei vektor di wilayah kerjanya.

Langkah preventif ini berfokus pada pemantauan, pemetaan dan pengendalian satwa pembawa penyakit (vektor), khususnya nyamuk, guna memutus rantai penularan di tengah masyarakat.

Kepala Puskesmas Baja drg. Nurul Hidayah menerangkan, deteksi dini terhadap keberadaan vektor sangat krusial, terutama dalam mengantisipasi lonjakan kasus penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD) dan Chikungunya.

"Survei vektor ini merupakan deteksi awal untuk memetakan wilayah mana saja yang memiliki faktor risiko tinggi. Namun, upaya dari pihak puskesmas tentu tidak akan maksimal tanpa adanya peran aktif dari seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar," terang Nurul.

Ia mengimbau masyarakat untuk konsisten menerapkan gerakan 3M Plus di rumah secara mandiri, yaitu dengan menguras dan menutup tempat air, memanfaatkan barang bekas, serta melakukan tindakan plus seperti mencegah gigitan nyamuk dan tidak menggantung pakaian.

"Melalui sinergi antara pemantauan berkala dari petugas kesehatan dan kesadaran preventif dari warga, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan bebas dari ancaman penyakit berbasis lingkungan," harapnya.