Senin, 27 Juli 2026
Tangerang, oC

Bawa 17 Inovasi Digital, Posyandu Semangka Wakili Kota Tangerang Lomba Posyandu Berprestasi

Senin, 27 Juli 2026 13:02 WIB
43
Share
Suasana penilaian posyandu di Posyandu Semangka Kelurahan Alam Jaya Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (27/7/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Posyandu Semangka yang berlokasi di Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung, resmi mewakili Kota Tangerang dalam verifikasi dan penilaian Lomba Posyandu Berprestasi Tingkat Provinsi Banten Tahun 2026.

Penilaian lapangan tersebut berlangsung penuh antusias dengan menampilkan berbagai inovasi pelayanan masyarakat berbasis digital dan integrasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi Banten Tinawati Andra Soni menjelaskan, kegiatan ini merupakan evaluasi berkesinambungan yang berfokus pada sosialisasi dan penerapan Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) sesuai amanat Permendagri No. 13 Tahun 2024.

"Ini bukan sekadar mencari siapa yang kalah atau menang, melainkan bagian dari upaya bersama dalam menyeimbangkan tugas pembangunan daerah agar merata hingga tingkat kelurahan dan RT. Selain penilaian kelengkapan administrasi dan kelembagaan, kami bersama tim provinsi juga turun meninjau langsung berbagai layanan di masyarakat," tegas Tina.

"Layanan CKG, mitigasi TBC, hingga Bank Sampah ini bukti nyata 6 SPM dirasakan warga. Kami berharap Posyandu Semangka jadi contoh bagi posyandu lain di Kota Tangerang," tambahnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Tangerang Masturoh Sachrudin, mengapresiasi guyubnya partisipasi masyarakat Alam Jaya serta keikutsertaan OPD pengampu yang turun langsung mengawal penilaian.

"Alhamdulillah, seluruh pengampu 6 SPM hadir mendampingi. Saya terus menekankan agar kolaborasi ini meluas, tidak hanya beban PKK semata, tetapi 6 bidang SPM harus turun bersama menjawab dan menangani langsung keluhan masyarakat," ujar Masturoh.

Ketua Posyandu Semangka Esti Kuswandiah menerangkan, pihaknya mengusung 17 inovasi unggulan dalam penilaian tahun ini, di mana 12 di antaranya berfokus pada sektor kesehatan masyarakat.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan utama tim penilai adalah Aplikasi Bestari yang menjadi sorotan utama karena berhasil mendigitalisasi tugas kader posyandu, mulai dari rekapitulasi data F1 DC dan balok SKDN hingga integrasi laporan 6 bidang SPM.

"Tim penilai Banten sangat mengapresiasi 17 inovasi ini. Dengan perpaduan teknologi dan swadaya warga, kami optimistis Posyandu Semangka meraih hasil terbaik dan melaju ke tingkat nasional," tutupnya.