Perkuat garda terdepan pencegahan demam berdarah, Kelurahan Cipondoh, Kota Tangerang, bersama Kitabisa.org dan Zurich melatih sebanyak 45 kader juru pemantau jentik (jumantik) melalui peresmian program Kampung Bebas DBD.
Peserta pelatihan terdiri dari kader posyandu yang berasal dari tiga wilayah kelurahan, yaitu Kelurahan Cipondoh, Kelurahan Kenanga dan Kelurahan Cipondoh Makmur.
Lewat program ini, para kader dilatih untuk menjadi garda terdepan dalam mendeteksi, mencegah, dan memberantas sarang nyamuk secara efektif langsung dari lingkungan rumah warga.
Lurah Cipondoh Septi Dwi Ratu Nirwana, menegaskan pentingnya keterlibatan aktif warga dalam menjaga kesehatan lingkungan sejak dari rumah masing-masing.
"Kesehatan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama. Lewat pembentukan kader jumantik yang terlatih ini, kita optimistis dapat mendeteksi bahaya sejak dini dan mewujudkan wilayah Cipondoh yang sehat, aman, serta bebas dari demam berdarah," ungkapnya, Selasa (21/7/26).
Melalui program ini, sebanyak 45 kader posyandu dibekali pemahaman teknis dan pendekatan persuasif kepada masyarakat untuk rutin menggalakkan gerakan 3M Plus (Menguras, Menutup dan Mendaur Ulang).
"Kami berharap, dengan kolaborasi ini angka kasus DBD dapat ditekan secara signifikan. Langkah bersama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang jauh lebih sehat, aman dan sepenuhnya bebas dari DBD," kata Septi.