Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang kembali mengajak para pelajar di wilayahnya untuk memanfaatkan fasilitas naik Bus Tayo dan angkutan kota (angkot) Si Benteng tanpa dipungut biaya alias gratis.
Lewat gerakan "Ayo Naik Angkutan Umum", program ini diharapkan bisa menjadi pilihan utama bagi siswa saat berangkat dan pulang sekolah setiap harinya.
Fasilitas gratis ini dihadirkan untuk mempermudah mobilitas pelajar sekaligus menekan kemacetan pada jam masuk dan pulang sekolah.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Achmad Suhaely menerangkan, fasilitas ini sengaja diberikan agar anak-anak sekolah bisa mendapatkan akses transportasi yang aman dan nyaman. Di sisi lain, program ini juga efektif untuk menekan pengeluaran bulanan orang tua murid.
"Kami ingin anak-anak sekolah di Kota Tangerang punya kebiasaan baik sejak dini, yaitu terbiasa menggunakan transportasi publik. Selain armadanya nyaman dan aman, program gratis ini otomatis bisa menghemat uang jajan mereka dan meringankan beban ongkos yang harus dikeluarkan orang tua," kata Suhaely.
Ia memastikan, layanan gratis ini diberikan tanpa syarat administrasi yang menyulitkan siswa. Menurutnya, pelajar dari jenjang SD sampai SMA/SMK di Kota Tangerang cukup memakai seragam sekolah saat menaiki armada transportasi umum tersebut.
Terkait jam operasional, ia menyebutkan bahwa fasilitas gratis ini disesuaikan dengan waktu berangkat dan pulang sekolah yang dibagi dalam tiga sif. Jadwal tersebut meliputi sesi pagi dari pukul 05.00 sampai 07.30 WIB, sesi siang dari pukul 12.00 hingga 15.00 WIB, serta sesi sore yang berlangsung pukul 16.30 sampai 18.00 WIB.
"Melalui program ini, Dishub Kota Tangerang ingin menekan angka penggunaan kendaraan roda dua oleh anak-anak di bawah umur yang belum memiliki SIM. Kita ingin mereka bisa beralih ke transportasi umum agar lebih aman dan keselamatan bersama di jalan raya bisa lebih terjaga," pungkas Suhaely.