Rabu, 06 Mei 2026
Tangerang, oC

BPS RI Apresiasi Kuatnya Kolaborasi Data di Kota Tangerang

Selasa, 05 Mei 2026 11:08 WIB
47
Share
Wali Kota Tangerang Sachrudin berfoto bersama di acara launching 104 Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) di Ruang Al Amanah, Puspem Kota Tangerang, Selasa (5/5/26). (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (ALWAN ARDIANSYAH)

Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia mengapresiasi kuatnya kolaborasi antara Pemerintah Kota Tangerang dan BPS dalam upaya penguatan data statistik. Sinergi yang terbangun dinilai mampu menjadi fondasi penting dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif dan tepat sasaran.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS RI Ateng Hartono menyampaikan, kolaborasi yang dilakukan Kota Tangerang menjadi salah satu contoh baik dalam pengelolaan data berbasis statistik.

Menurutnya, keterlibatan aktif pemerintah daerah hingga tingkat paling bawah menjadi kunci dalam menghasilkan data yang akurat dan berkualitas.

“Kami melihat kolaborasi di Kota Tangerang ini sangat baik. Penguatan data dari tingkat kelurahan melalui program Kelurahan Cinta Statistik menjadi langkah strategis dalam menghadirkan data yang benar-benar mencerminkan kondisi di lapangan,” tutur Ateng.

Ia menambahkan, pembangunan yang berbasis data akan memberikan dampak signifikan terhadap kualitas perencanaan dan pengambilan kebijakan. ”Hal ini sejalan dengan capaian pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang yang dalam dua tahun terakhir tercatat di atas 5,5 persen,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tangerang Mugiya Wardhany, menyatakan komitmennya untuk terus bersinergi dengan BPS dalam memperkuat sistem data daerah.

”Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas statistik, tetapi juga mendorong terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada masyarakat,” kata Mugiya.

Melalui sinergi yang solid antara BPS dan Pemerintah Kota Tangerang, penguatan data statistik diharapkan menjadi pilar utama dalam perencanaan pembangunan yang berbasis bukti di masa mendatang.