Senin, 27 April 2026
Tangerang, oC

Wujudkan Ketahanan Pangan, KWT Bahagia RW 08 Inisiasi Budidaya Pangan Khusus Ibu Hamil

Jumat, 24 April 2026 15:37 WIB
63
Share
Camat Karawaci Achmad Zuldin (paling kiri) melaksanakan panen raya di KWT Bahagia, Kec. Karawaci, Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Sumber : Humas Kecamatan Karawaci) (IMAM DWI SAPUTRA)

Kelompok Wanita Tani (KWT) Bahagia RW 08 kembali menunjukan langkah nyata dalam menjaga kedaulatan pangan di tingkat keluarga. Kali ini, KWT Bahagia meluncurkan program Budidaya Pangan Bergizi yang dikhususkan untuk mendukung kesehatan ibu hamil di lingkungan RW 08.

Program ini bertujuan untuk memastikan para ibu hamil mendapatkan akses mudah terhadap bahan pangan segar, organik, dan kaya nutrisi guna mencegah stunting sejak dalam kandungan.

Ketua KWT Bahagia RW 08 Kelurahan Bugel Kecamatan Karawaci Erma Royani menyampaikan, bahwa inisiatif ini lahir dari kepedulian terhadap kesehatan warga, khususnya dalam masa penting kehamilan.

"Kami ingin memastikan bahwa ketahanan pangan bukan sekadar slogan, tetapi benar-benar terasa manfaatnya sampai ke dapur warga. Dengan menyediakan sayuran organik dan protein dari lingkungan sendiri, kami ingin membantu para ibu hamil di RW 08 mendapatkan asupan gizi terbaik guna mencetak generasi masa depan yang sehat dan bebas stunting," ujarnya.

Tidak hanya sekadar menanam, KWT Bahagia juga aktif memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya konsumsi pangan lokal yang beragam dan bergizi. Hasil panen dari lahan ini didistribusikan secara berkala kepada ibu hamil di wilayah tersebut sebagai bentuk dukungan sosial dan kesehatan.

"KWT Bahagia bukan sekadar tempat bercocok tanam, tapi juga wadah saling bantu. Melalui budidaya pangan ini, para ibu di RW 08 membuktikan bahwa perempuan bisa berperan aktif dalam menjaga kesehatan lingkungan sekaligus memperkuat solidaritas antarwarga," tambahnya.

Langkah ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi wilayah lain di Tangerang untuk mengoptimalkan lahan sempit menjadi sumber pangan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.