Rabu, 22 April 2026
Tangerang, oC

Kemenkomdigi Puji Pemkot Tangerang Gencarkan Sosialisasi PP Tunas Secara Masif

Selasa, 21 April 2026 16:10 WIB
52
Share
Nara sumber dari Komdigi Nanci Laura dalam Kegiatan Forum Komunikasi Publik Sosialisasi PP Tunas di Ruang Al Amanah Pusat pemerintahan Kota Tangerang, Provinsi Banten. (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus mendorong upaya perlindungan anak di ruang digital melalui sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Tunas kepada pelajar secara masif. Terbaru, Pemkot Tangerang baru saja menggelar Sosialisasi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2026 tentang Perlindungan Anak dan Remaja di Ruang Digital (PP Tunas), Selasa (21/4/26).

Langkah ini pun mendapat apresiasi secara langsung oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi).

”Implementasi PP Tunas tidak dapat dilakukan secara instan, kerja sama lintas sektor yang dilakukan Pemkot Tangerang seperti ini adalah langkah tepat, yang patut diapresiasi dengan baik,” tutur Ketua Tim Hukum dan Kerja Sama Sekretariat Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Komdigi, Nanci Laura Sitinjak.

Strategi Pemerintah Kota Tangerang yang merangkul berbagai perangkat daerah, mulai dari Dinas Kominfo, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga Dinas Pendidikan, dinilai tepat.

”Kolaborasi ini memperkuat efektivitas sosialisasi karena setiap OPD memiliki peran yang saling melengkapi dalam membangun perlindungan anak di ruang digital,” katanya.

Menurut Nanci, sosialisasi yang dilakukan secara berulang dan melibatkan banyak pihak akan lebih efektif dalam membangun kesadaran anak. Dengan pemahaman yang terus ditanamkan, pelajar diharapkan tidak memandang aturan sebagai pembatas, melainkan sebagai bentuk perlindungan.

“Jadi tidak melihat ini sebagai pembatasan, tetapi memahami bahwa aturan ini hadir karena memang ada alasan perlindungan terhadap anak,” jelas Nanci.

Melalui upaya ini, Pemerintah Kota Tangerang diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat literasi digital dan perlindungan anak melalui kolaborasi yang berkelanjutan.