Rabu, 11 Februari 2026
Tangerang, oC

Usai Terdeteksi Pencemaran, Pemkot Tangerang Intensif Pantau Kualitas Air Cisadane Setiap Jam

Rabu, 11 Februari 2026 15:12 WIB
193
Share
Layar monitor OnLimo untuk monitoring kualitas air secara online dan berkala per satu jam. Ini sebagai langkah serius Pemkot Tangerang dalam memastikan kadar kualitas air Sungai Cisadane pasca tercemar cairan kimia dari kebakaran pabrik di Kota Tangsel (Sumber : DLH Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bergerak cepat melakukan pemantauan intensif terhadap kualitas air Sungai Cisadane usai terdeteksinya dugaan pencemaran pada aliran air baku, Senin (9/2) malam.

Sebagai langkah tindak lanjut, Kepala DLH Kota Tangerang Wawan Fauzi menjelaskan, timnya kini melakukan pemantauan kualitas air secara ketat menggunakan alat pantau kualitas air yang diperbarui setiap jam.

”Selain pemantauan berkala, Pemkot Tangerang juga akan telah melakukan uji laboratorium guna memastikan tingkat keamanan air. Hal ini dilakukan secara berulang. Hingga hasil uji tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk merilis pernyataan resmi terkait status keamanan Sungai Cisadane,” papar Wawan, Rabu (11/2/26).

Selama proses pemantauan dan pengujian berlangsung, masyarakat diimbau untuk sementara waktu tidak menggunakan air Sungai Cisadane untuk keperluan mandi, mencuci, memasak, maupun dikonsumsi sebagai air minum.

Masyarakat juga diminta untuk tidak menangkap, mengolah, ataupun mengonsumsi ikan yang berasal dari Sungai Cisadane. Hal ini dikarenakan ikan berisiko terpapar zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan gangguan kesehatan atau keracunan.

”Seluruh aktivitas yang memanfaatkan air Sungai Cisadane agar dihentikan sementara hingga hasil uji laboratorium resmi dirilis dan sungai dinyatakan kembali dalam kondisi aman,” tegasnya.