Selasa, 27 Januari 2026
Tangerang, oC

Ketinggian Kali Ledug Berangsur Normal, Banjir di Periuk Diprediksi Segera Surut

Selasa, 27 Januari 2026 17:00 WIB
130
Share
Kondisi Kali Ledug sudah kembali normal usai debit air limpas dan mengakibatkan banjir setinggi 2 meter di wilayah Gebang Raya, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Selasa (27/01/26) (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memantau perkembangan ketinggian muka air di Kali Ledug untuk mengantisipasi terjadinya banjir susulan di wilayah Kecamatan Periuk dan sekitarnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar menuturkan, Pemkot Tangerang memastikan kondisi ketinggian air di Kali Ledug terus menurun disebabkan menurunnya intensitas hujan dalam dua hari terakhir.

Berdasarkan pemantauan terkini melalui sistem pemantauan real-time milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang menunjukkan ketinggian air di Kali Ledug telah menurun hingga hampir mencapai status normal dengan ketinggian air hanya menyentuh 2,72 meter dibandingkan dengan kondisi kemarin yang mencapai 3,45 meter.

“Kami memantu kondisi ketinggian air di Kali Ledug juga berangsur turun ya, jadi ini sangat bagus untuk memungkinkan mengalirkan air dari titik lokasi tergenang. Apalagi, Kali Ledug ini sangat vital karena limpasannya kemarin menyebabkan banjir sejumlah titik seperti di Garden City, Total Persada, dan sebagainya,” ujar Mahdiar, Selasa (27/1/26).

Ia melanjutkan, Pemkot Tangerang menilai penurunan ketinggian air di Kali Ledug dapat membantu optimalisasi aktivitas pompanisasi yang sedang dilakukan petugas di lokasi yang masih terdampak banjir seperti di komplek Perumahan Periuk Damai Kota Tangerang.

Berdasarkan kondisi terkini, Pemkot Tangerang menargetkan kondisi banjir di wilayah Kecamatan Periuk dapat sepenuhnya surut dalam 1-2 hari mendatang bila kondisi cuaca mendukung.

“Kondisi banjir terkini tinggal tersisa di komplek Periuk Damai yang memang menjadi titik terparah beberapa hari terakhir adapun semuanya sudah berangsur surut, dua titik lainnya akan mengikuti setelah disedot lewat pompanisasi ini karena memang satu aliran yang saling terhubung,” tambahnya.

Selain itu, Pemkot Tangerang mengimbau kepada masyarakat untuk berpartisipasi mengantisipasi banjir dengan tidak membuang sampah sembarangan khususnya di sepanjang kali dan saluran air sekitar.