Rabu, 20 Mei 2026
Tangerang, oC

Pemkot Tangerang Perkuat Koordinasi Penanganan Bencana Lewat Peningkatan Kapasitas TRC

Rabu, 20 Mei 2026 11:27 WIB
5
Share
Suasana kegiatan pengembangan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Bencana Kota Tangerang di Mako BPBD Kota Tangerang, Provinsi Banten, Rabu (20/5/26). (Sumber : Diskominfo) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang terus memperkuat kesiapsiagaan dan koordinasi penanganan bencana dengan menggelar kegiatan peningkatan kapasitas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanganan Bencana, Rabu (20/5/26).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), instansi vertikal, TNI, Polri, hingga relawan kebencanaan yang tergabung dalam tim penanganan bencana Kota Tangerang.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penanganan bencana yang telah dilakukan sebelumnya sekaligus menyusun langkah perbaikan agar respons penanganan ke depan semakin cepat, efektif dan terkoordinasi.

“Melalui kegiatan ini kami mengevaluasi langkah-langkah penanganan yang sudah dilakukan sebelumnya, kemudian menyamakan persepsi dan menyusun strategi agar penanganan bencana di Kota Tangerang semakin baik,” ujar Mahdiar.

Ia menjelaskan, selain penguatan teori dan koordinasi, BPBD Kota Tangerang juga akan menindaklanjuti kegiatan tersebut dengan gladi posko dan simulasi lapangan guna memastikan seluruh unsur memahami tugas dan perannya saat terjadi bencana.

“Ke depan tidak hanya teori, tetapi juga akan ada gladi lapangan agar semua pihak memahami langkah-langkah teknis ketika terjadi bencana,” tambahnya.

Direktur Penanganan Darurat Wilayah I BNPB Agus Rianto mengapresiasi, langkah Pemkot Tangerang dalam meningkatkan kapasitas Tim Reaksi Cepat sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan daerah menghadapi potensi bencana.

“TRC menjadi modal utama dalam penanganan darurat ketika terjadi bencana. Namun saat ini pendekatan preventif juga penting, sehingga tim ini tidak hanya fokus saat tanggap darurat, tetapi juga dalam edukasi dan mitigasi kebencanaan,” katanya.

Ia menilai Kota Tangerang memiliki modal yang baik dalam penguatan sistem kebencanaan, mulai dari kapasitas fiskal hingga kolaborasi lintas sektor yang sudah terbangun.

“Yang perlu diperkuat selanjutnya adalah komunikasi efektif antarunsur dan latihan bersama secara rutin melalui simulasi maupun gladi,” ungkapnya.