Sebagai upaya nyata memperkuat ketahanan masyarakat dari level terkecil, Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Tangerang melalui sinergi Pokja 4 dan Sekretariat menggelar rangkaian Pembinaan Pilot Project Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana (GKSTTB).
Kegiatan ini menyasar tiga wilayah utama, yakni Kecamatan Ciledug, Kecamatan Pinang, dan Kecamatan Benda, pada Selasa (20/1/26).
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas keluarga dalam menghadapi berbagai potensi bencana serta menjaga kesehatan lingkungan di tingkat akar rumput.
Ketua TP PKK Kota Tangerang Masturoh Sachrudin menekankan, bahwa GKSTTB bukan sekadar program seremonial, melainkan gerakan masif untuk mengubah perilaku masyarakat. Fokus utama pembinaan ini seperti Kesehatan Keluarga, Tanggap Bencana dan Kelestarian Hidup.
"Kami turun langsung ke tiga kecamatan ini untuk memastikan bahwa setiap kader memahami peran mereka sebagai agen perubahan. GKSTTB bukan hanya soal lomba, tapi soal membangun kemandirian keluarga dalam menjaga kesehatan dan keamanan lingkungannya," jelasnya.
Selain itu, melalui pembinaan marathon ini diharapkan terjadi peningkatan signifikan dalam kesadaran masyarakat terhadap mitigasi bencana dan standar kesehatan rumah tangga. Data-data yang dikumpulkan dari Ciledug, Pinang, dan Benda akan menjadi acuan bagi Pemerintah Kota Tangerang dalam memetakan wilayah tangguh bencana di masa depan.
"Dengan adanya pembinaan berkelanjutan, TP PKK Kota Tangerang optimistis target capaian indikator keluarga sehat dan tanggap bencana dapat terpenuhi, sekaligus menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kota Tangerang," tutupnya.