Kamis, 27 Februari 2025 12:54 WIB | Dibaca : 171
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin
Tangerang Ngabesan 2025, Balai Kota Disulap Jadi Pelaminan 82 Pasangan Pengantin

Dalam rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menghadirkan acara yang tak terlupakan untuk masyarakatnya. Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang mengubah Balai Kota atau Puspem Kota Tangerang menjadi gedung pelaminan bagi 82 pasangan pengantin yang dibalut dalam event Tangerang Ngabesan 2025.

Pemkot Tangerang memberikan fasilitas rangkaian resepsi, mulai dari arak-arakan pengantin pria ke dalam Gedung Puspem Kota Tangerang dengan musik tradisional Betawi tanjidor. Dilanjut tradisi pernikahan adat Betawi palang pintu yang menggabungkan seni bela diri dan pantun, yang turut disambut langsung Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman dan seluruh jajaran kepala OPD sebagai tamu undangan.

Tak sampai di situ, para pengantin juga telah disediakan sederet pelaminan dan musik hiburan sebagai pelengkap utama suasana Tangerang Ngabesan 2025.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang Herman Suwarman mengatakan, 82 pasangan Tangerang Ngabesan adalah pengantin yang telah mengikuti Isbat Nikah Massal Gratis di Gedung MUI Kota Tangerang pada, Selasa (25/2) kemarin.

“Di momen ini, Pemkot Tangerang memfasilitasi kepastian hukumnya dengan isbat nikah dan kemeriahan sebagai pengantin baru lagi dengan Tangerang Ngebesan 2025. Jadi, setelah mengikuti rangkaian ini, para pengantin mendapat Buku Nikah, Kartu Keluarga dan KTP terbaru. Sehingga, ini benar-benar tercatat secara resmi secara negara,” ungkap Herman.

Di tempat sama, Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang Tihar Sopian menuturkan, dengan kegiatan ini Pemkot Tangerang berharap dapat memberikan pengalaman pernikahan yang berkesan bagi 82 pasangan, yang terdata sebelumnya memiliki sederet kendala. Seperti kendala berkas administrasi, jarak kepengurusan, birokrasi hingga kendala ekonomi.

“Tangerang Ngabesan merupakan tradisi tahunan di Kota Tangerang untuk merayakan pernikahan massal. Ini yang perlu terus dijaga dan dilestarikan sebagai acara budaya dan komitmen Pemkot Tangerang untuk mendukung kesejahteraan keluarga Kota Tangerang,” katanya.

Pantauan di lapangan, puluhan pengantin dengan beragam usia terlihat antusias dan tak lepas dari senyum bahagia hingga akhir rangkaian acara.

“Alhamdulillah, senang akhirnya pernikahan saya diakui oleh negara, sebelumnya terkendala pencatatan. Sekarang saya nikah sudah 30 tahun, memiliki empat anak dan dua cucu. Pokoknya terima kasih jangan ada nikah siri lagi di Kota Tangerang,” seru Sopianti dan Nurdin, pasangan asal Kecamatan Ciledug.



kota tangerang

Artikel Terkait


Komentar

Pastikan Google Captcha Sudah Tercentang !!!