Delegasi Putri Anak Remaja Banten berhasil mengharumkan nama Provinsi Banten dalam ajang Pemilihan Puteri Anak dan Puteri Remaja Indonesia, Pemilihan Puteri Batik Cilik dan Remaja Indonesia, serta Indonesia's Girl dan Indonesia's Girl Junior 2026.
Dalam kompetisi tingkat nasional tersebut, perwakilan Banten sukses membawa pulang tiga gelar utama (crown) dan tujuh penghargaan lainnya. Prestasi tersebut diumumkan dalam kegiatan Press Conference Winner Putri Anak Remaja Indonesia Banten 2026 yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Tangerang, Minggu (8/11/2026).
Regional Director Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten Deiby Shinta Anggia mengungkapkan, pencapaian tersebut merupakan hasil dari persiapan dan pembinaan yang dilakukan secara menyeluruh, baik dari sisi fisik, mental, wawasan, maupun kemampuan masing-masing peserta.
“Delegasi Banten berhasil meraih tiga gelar utama melalui Shaelynn Chang, Nadine Callysta Tambunan, dan Andrea Al Zahra Nugroho. Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Semoga prestasi tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Banten untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi diri,” ungkap Deiby.
Ia menjelaskan, Puteri Anak dan Puteri Remaja Banten mengirimkan sepuluh putri terbaik untuk mengikuti kompetisi nasional yang diikuti perwakilan dari berbagai provinsi di Indonesia. Dari keikutsertaan tersebut, delegasi Banten berhasil meraih sejumlah prestasi membanggakan.
Selain itu, tujuh peserta lainnya juga memperoleh penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari intelegensia, top model,presentasi batik terbaik, hingga kostum terbaik dan persahabatan.
“Putri-putri kami bukan hanya dipersiapkan untuk kompetisi, tetapi juga dibina untuk menjalankan advokasi masing-masing. Harapannya, mereka bisa memberikan dampak positif dan menginspirasi anak-anak Banten maupun seluruh Indonesia,” jelasnya.
Salah satu prestasi utama diraih oleh Shaelynn Chang (16), yang dinobatkan sebagai Putri Remaja Indonesia Pendidikan 2026 setelah sukses menembus jajaran top 5 nasional mewakili Banten II.
Melalui gelar dan platform terbarunya, remaja yang akrab disapa Shei ini mengusung advokasi bertajuk "Equal Chances" yang berfokus pada pemerataan kesempatan dalam bidang pendidikan.
"Jadi saya membawa advokasi equal chances yang saat ini berfokus pada pendidikan dan kesempatan yang setara.Kedepannya, saya ingin memperluas equal chances ke platform-platform dan bidang-bidang lainnya," ungkapnya.
Sebagai wujud nyata dari advokasinya, ia telah aktif mengajar bahasa Inggris kepada anak-anak di kampung dekat rumahnya setiap Minggu selama kurang lebih satu tahun terakhir. Ke depan, ia berkomitmen untuk memanfaatkan platform media sosial secara bertanggung jawab guna mengajak generasi muda lebih peduli terhadap dunia pendidikan.
"Sebagai Putri Remaja Indonesia Pendidikan 2026, saya tentunya akan menggunakan platform ini secara bertanggung jawab. Saya akan menggunakan media sosial untuk mengajak seluruh generasi muda peduli akan pendidikan, karena pendidikan adalah jendela dunia dan dasar utama dari segalanya," pungkasnya.
Melalui prestasi ini, para pemenang diharapkan dapat menjalankan misi sosial dan advokasi mereka secara berkelanjutan, sekaligus menjadi role model bagi anak-anak muda di Provinsi Banten dan Indonesia.