Kamis, 29 Oktober 2026
Tangerang, oC

Festival Pemuda Periuk: Wadah Kreativitas, Dongkrak UMKM dan Pameran Bonsai Fantastis

Kamis, 29 Oktober 2026 01:10 WIB
58
Share
Wakil Wali Kota Tangerang Maryono memotong pita dalam kegiatan Pembukaan Festival Pemuda Periuk di Jalan Grand Tomang Boulevard, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, Provinsi Banten. Kamis (29/10/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (IMAM DWI SAPUTRA)

Pemerintah Kota Tangerang bersama Kecamatan Periuk membuka gelaran Festival Pemuda Periuk dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98. Ajang kolaboratif perdana ini hadir menjadi wadah unjuk gigi bagi organisasi kepemudaan (OKP), pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), hingga komunitas hobi kreatif lokal yang digelar Jalan Grand Tomang, Kelurahan Periuk, Kecamatan Periuk, Kamis (29/10/2026).

Wakil Wali Kota Tangerang Maryono hadir langsung meninjau jalannya acara memberikan apresiasi tinggi atas sinergi nyata antara pihak kecamatan dan berbagai organisasi kepemudaan seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Karang Taruna, dan Palang Merah Indonesia (PMI).

"Hari ini dalam rangka peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Kecamatan Periuk bersama para OKP, khususnya KNPI ,Karang Taruna, dan PMI menyelenggarakan Festival Pemuda Periuk. Rangkaian agendanya diisi berbagai perlombaan mulai dari anak-anak, remaja, hingga dewasa, serta ditutup dengan kegiatan tablig akbar," terang Maryono.

Ia menegaskan, hadirnya kegiatan kolaboratif yang menggandeng berbagai elemen termasuk komunitas seni dan hobi seperti Komunitas Bonsai Villa Grand Tomang (Kobong) sangat krusial untuk mendorong inovasi dan perekonomian wilayah.

"Mudah-mudahan kreativitas, kolaborasi, dan inovasi terus berkembang agar Kecamatan Periuk bisa semakin dikenal. Selain itu, sektor UMKM bisa makin maju dan potensi destinasi wisata di wilayah Periuk dapat terus kita kembangkan ke arah yang lebih baik," jelasnya.

Sementara itu, Camat Periuk Andhika Nugraha Krisyna Murti menyampaikan, Festival Pemuda Periuk merupakan event perdana yang lahir dari semangat inisiatif para pemuda setempat. Pihaknya berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai agenda tahunan ke depannya.

"Ini merupakan kali pertama Festival Pemuda Periuk diadakan, dan kita harapkan dapat berkesinambungan menjadi event tahunan. Ini adalah bentuk inisiasi rekan-rekan pemuda dari ormas, OKP, Karang Taruna, PMI, dan KNPI. Sudah sepantasnya kami selaku aparatur pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap program pemberdayaan pemuda dan ekonomi masyarakat seperti ini," kata Andhika.

Rangkaian Festival Pemuda Periuk diisi dengan aneka kegiatan menarik sejak pagi hingga malam hari, mulai dari pameran puluhan stan UMKM, lomba mewarnai tingkat anak usia dini, lomba seni marawis dan nasyid, hingga tablig akbar. Puncak kemeriahan festival akan berlangsung hingga Sabtu malam dengan sajian hiburan rakyat.

Salah satu daya tarik paling menyedot perhatian dalam festival ini adalah pameran seni tanaman bonsai yang digagas oleh Komunitas Bonsai Villa Grand Tomang (Kobong) di bawah naungan Perkumpulan Pecinta Bonsai Indonesia (PPBI) Cabang Tangerang.

Ketua Kobong, Agung, menerangkan bahwa komunitas yang terbentuk sejak 2020 ini sukses memboyong seratusan karya tanaman miniatur alam untuk dipamerkan kepada masyarakat luas.

"Alhamdulillah, khusus di event ini kita menyajikan 111 pohon bonsai dengan berbagai jenis spesies dan ukuran. Bonsai ini melatih kecermatan dan seni, di mana pohon alami diubah bentuknya menjadi bentuk miniatur yang presisi mulai dari batang, cabang, hingga daunnya," terang Agung.

"Melalui tema 1 Bonsai 1.000 Saudara, kami berharap Pemerintah Kota Tangerang terus memberikan ruang dan dukungan fasilitas bagi komunitas-komunitas kreatif untuk dapat rutin menggelar pameran dan ajang silaturahmi di berbagai event kota," tutup Agung.