Sabtu, 03 Oktober 2026
Tangerang, oC

Maryono: Duta Pancasila, Garda Terdepan Cegah Perundungan!

Sabtu, 03 Oktober 2026 15:30 WIB
12
Share
Wakil Wali Kota Tangerang H. Maryono Hasan menegaskan komitmen Pemerintah Kota Tangerang dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan, di Aula SMAN 7 Kota Tangerang, Cikokol, Sabtu (3/10/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Pancasila bukan sekadar hafalan, melainkan nilai yang harus hidup dalam sikap dan perilaku sehari-hari. Salah satunya dengan menghargai sesama, menolak perundungan, dan memastikan setiap anak merasa diterima tanpa memandang latar belakangnya.

Pesan itulah yang ditegaskan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat membuka Sosialisasi Kader Duta Pancasila Paskibraka Indonesia Kota Tangerang di Aula SMAN 7 Kota Tangerang, Cikokol, Sabtu (03/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Maryono menyoroti persoalan perundungan (bullying) di lingkungan pelajar. Penegasan itu disampaikannya setelah berdialog dengan seorang pelajar afirmasi asal Papua di sela-sela sambutannya.

"Bila ada yang mem-bully kalian, berarti pelaku itu tidak ber-Pancasila. Itu salah dan patut mendapat sanksi. Jangan ada perundungan di sini. Enggak keren, norak! Kalau ada yang membuli, laporkan. Jangan takut. Mari hidup sesuai nilai-nilai Pancasila sejak dini," tegas Maryono.

Menurutnya, semangat Pancasila harus tercermin dalam cara pelajar memperlakukan satu sama lain. Perbedaan bukan alasan untuk merendahkan, melainkan bagian dari kehidupan bersama yang harus dihormati. Karena itu, sekolah harus menjadi ruang yang aman bagi setiap anak untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi tanpa rasa takut.

Di hadapan para siswa kelas X dan XI peserta kegiatan, Maryono juga menekankan bahwa menjadi Duta Pancasila tidak cukup hanya bermodal kecerdasan akademis. Karakter dan integritas justru menjadi fondasi utama yang harus dimiliki setiap kader.

"Mereka yang berkarakter dan berintegritas, walaupun kemampuan akademisnya masih kurang, akan lebih saya terima. Sebaliknya, meski akademisnya tinggi, tetapi karakter dan integritasnya rendah, bagi saya nol. Karena pintar itu bisa dipelajari, tetapi karakter dan integritas harus tumbuh dari diri sendiri," ujarnya.

Ia berharap, para Kader Duta Pancasila tidak berhenti pada pemahaman nilai-nilai kebangsaan, tetapi mampu menghadirkannya melalui tindakan nyata, mulai dari menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, hingga berani bersikap ketika melihat ketidakadilan.

Duta Pancasila memiliki peran strategis sebagai teladan sekaligus penggerak nilai-nilai kebangsaan di kalangan generasi muda. Kehadiran mereka diharapkan dapat menumbuhkan lingkungan pergaulan yang saling menghargai, memperkuat semangat persatuan, serta membangun karakter generasi penerus yang siap berkontribusi bagi bangsa dan negara.

Menutup sambutannya, Maryono mengajak seluruh pelajar Kota Tangerang, khususnya para Kader Duta Pancasila, untuk menghayati dan mengamalkan Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Sebab, nilai kebangsaan tidak hanya terlihat dari apa yang diucapkan, tetapi juga dari bagaimana seseorang memperlakukan orang lain.

Dengan karakter yang kuat, integritas, semangat persatuan, dan kepedulian terhadap sesama, generasi muda diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi sekaligus mampu menjaga nilai-nilai kebangsaan demi menyongsong Indonesia Emas 2045.