Jumat, 02 Oktober 2026
Tangerang, oC

Kota Tangerang Perkuat Ekosistem Olahraga, Bidik Sport City Skala Nasional dan Internasional

Kamis, 01 Oktober 2026 13:07 WIB
34
Share
(Arsip) Pertandingan sepak bola antar pelajar di Kota Tangerang (Sumber : Arsip) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat ekosistem olahraga dengan membidik posisi sebagai Sport City yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event olahraga berskala nasional hingga internasional.

Langkah ini tidak hanya diarahkan untuk mencetak prestasi atlet, tetapi juga menggerakkan sektor pariwisata, UMKM, perhotelan, transportasi hingga industri olahraga.

Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang mengatakan, olahraga memiliki daya ungkit ekonomi yang besar karena setiap kompetisi menghadirkan aktivitas masyarakat dalam jumlah besar. Peserta dan penonton membutuhkan makanan, minuman, transportasi, penginapan hingga hiburan selama berada di Kota Tangerang.

“Olahraga itu membangkitkan daya ungkit ekonomi. Tidak ada pertandingan dengan seribu peserta yang tidak membutuhkan minum, makanan, transportasi dan penginapan. Di situ ada ekonomi yang bergerak,” ujarnya

Menurutnya, Kota Tangerang memiliki sejumlah keunggulan untuk dikembangkan sebagai Sport City. Salah satunya keberadaan Bandara Internasional Soekarno-Hatta yang memberikan akses langsung bagi atlet dan peserta dari berbagai daerah maupun negara.

“Dukungan akomodasi yang besar serta fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau juga menjadi faktor penting dalam penyelenggaraan event olahraga berskala besar,” kata Kaonang.

Pemkot Tangerang juga terus memperkuat venue olahraga agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan. GOR Nambo dan GOR Gondrong disiapkan untuk mendukung event nasional dan internasional, sementara pada 2027 Pemkot Tangerang merencanakan pembangunan venue di kawasan Modernland untuk cabang basket indoor dan hoki indoor.

“Venue itu bukan sekadar tempat pertandingan. Ruang ganti, technical meeting, VVIP, toilet, tempat ibadah dan fasilitas pendukung lainnya juga harus representatif,” jelasnya.

Sejumlah event olahraga nasional juga telah digelar di Kota Tangerang, mulai dari karate, pencak silat, futsal, panjat tebing hingga gimnastik. Pemkot Tangerang mencatat lebih dari 25 event olahraga berlangsung dalam satu tahun. Selain kompetisi prestasi, event seperti fun run juga turut mendatangkan atlet, peserta dan masyarakat dari luar daerah.

Ia menilai penguatan olahraga juga menjadi bagian dari pengembangan Kota Tangerang sebagai kota jasa. Menurutnya, aktivitas olahraga dapat menghidupkan hotel, pusat perbelanjaan, UMKM dan berbagai sektor ekonomi lainnya.

Salah satu agenda besar yang akan berlangsung adalah Festival Olahraga Masyarakat Indonesia pada awal November 2026 dengan estimasi sekitar 8.000 peserta.

“Targetnya kita terus dorong event-event nasional maupun internasional. Kita ingin ekosistem olahraga ini menjadi salah satu denyut ekonomi di Kota Tangerang,” kata Kaonang.

Dengan penguatan fasilitas, kalender event dan kolaborasi lintas pihak, Kota Tangerang menargetkan ekosistem olahraga yang mampu berjalan beriringan antara kesehatan masyarakat, prestasi atlet dan pertumbuhan ekonomi daerah.