Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya mengenang kelahiran Rasulullah. Keteladanan beliau harus hadir dalam sikap, keluarga, dan kehidupan sehari-hari.
Pesan tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad Sallallāhu ‘Alaihi Wa sallam (SAW) di Masjid Jami Al-Hidayah, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Cipondoh, Jumat Malam (18/09/2026).
Sachrudin mengatakan, kecintaan kepada Rasulullah SAW harus diwujudkan melalui akhlak seperti bersyukur, peduli kepada sesama, menjaga kedamaian, memperkuat kebersamaan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat.
"Maulid yang kita laksanakan setiap tahun, tentunya bukan sekadar memperingati lahirnya nabi kita. Tetapi bagaimana kita bisa memperkuat kecintaan kepada Rasulullah, terutama dengan meneladani akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari," ujar Sachrudin.
Ia mengajak masyarakat memulainya dari diri sendiri, kemudian membawa nilai tersebut ke dalam keluarga dan lingkungan. Menurutnya, keluarga juga menjadi tempat pertama membentuk generasi yang cerdas sekaligus berakhlak.
"Anak-anak kita adalah calon pemimpin-pemimpin di masa depan. Karena itu, pendidikan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi tanggung jawab kita bersama, terutama para orang tua," jelasnya.
Keteladanan Rasulullah, lanjutnya, juga dapat diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan, termasuk membiasakan memilah dan mengolah sampah sejak dari rumah.
"Sumbernya di mana? Di rumah tangga kita. Karena kalau ini tidak kita lakukan, teknologi apa pun tidak akan cukup untuk menyelesaikan persoalan sampah," katanya.
Sachrudin, berharap maulid tidak berhenti di masjid, tetapi ikut pulang bersama masyarakat dan menjadi kebiasaan dalam keseharian.
“Mudah-mudahan peringatan Maulid ini lebih meningkatkan kecintaan kita kepada Rasulullah, ketakwaan kepada Allah SWT, dan kebersamaan dalam membangun kota. Mari mulai dari diri sendiri, keluarga, dan lingkungan, untuk terus menebar kebaikan dan manfaat bagi Kota Tangerang dan Indonesia," pungkasnya.