Puluhan mustahik menjalani pelatihan pijat, bekam dan spa syariah yang digelar Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang dengan penuh antusias.
Salah seorang peserta, Erwin Purwoko mengungkapkan, pelatihan yang digelar bersama para praktisi pijat Latifa Academy tersebut memberikan pengalaman baru yang bermanfaat. Menurutnya, keterampilan pijat yang dipelajari memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi jasa yang dapat menghasilkan pendapatan.
”Saya sangat senang bisa mendapatkan pengalaman mengikuti pelatihan pijat ini, apalagi keterampilan pijat sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas saya pribadi yang sehari-hari berjualan madu dan jamu. Jadi nantinya kan bisa lengkap, berjualan sekaligus menjual jasa pijatnya,” ujar Erwin di Gedung Windu Karya Kota Tangerang, Rabu (2/9/26).
Hal senada juga diungkapkan peserta lainnya, Saprudin yang menjalani kehidupan sehari-sehari sebagai ojek online setelah mengalami Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Ia mengungkapkan, pelatihan yang dijalani dalam beberapa hari terakhir dapat meningkatkan kemandirian ekonomi khususnya bagi para mustahik di Kota Tangerang.
”Alhamdulillah, saya merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini karena bisa mempunyai keterampilan baru, siapa tahu dengan keterampilan pijat nanti bisa punya membuka jasa pijat refleksi,” tambah Saprudin yang berasal dari Kecamatan Periuk, Kota Tangerang.
Selain itu, pelatihan ini mendapatkan sejumlah apresiasi sekaligus diharapkan dapat terus digelar secara berkelanjutan.
”Tidak hanya ilmu dan pengalamannya yang berharga, pelatihan di sini semuanya dibuka gratis jadi sangat membantu semua peserta termasuk saya pribadi yang mempunyai keterbasan biaya dan sebagainya,” pungkasnya.