Semangat menjaga tradisi dan nilai keagamaan kembali digaungkan melalui Festival Maulid Nusantara 7 yang resmi dibuka di Kota Tangerang. Mengusung semangat syiar Islam dan pelestarian kearifan lokal, kegiatan ini disambut antusias masyarakat Kota Tangerang.
Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota Tangerang Midyani mengatakan, Festival Maulid Nusantara 7 menjadi momentum untuk memperkuat nilai keagamaan.
"Walaupun kita kota metropolitan, tidak meninggalkan kearifan lokal. Budaya yang diwariskan turun-temurun oleh orang tua kita adalah mensyiarkan agama Islam," ujar Midyani.
Festival tahun ini juga menghadirkan konsep yang berbeda. GP Ansor Kota Tangerang berkolaborasi dengan tiga masjid, yakni Masjid Al-Ittihad, Masjid Raya Al Azhom, dan Masjid Jami Kali Pasir.
Kolaborasi tersebut akan mencapai puncaknya pada 25 Agustus 2026, bertepatan dengan 12 Rabiul Awal, melalui arak-arakan gunungan dari tiga masjid. Konsep tersebut menjadi salah satu rangkaian utama Festival Maulid Nusantara 7.
”Tidak hanya menghadirkan kegiatan keagamaan, festival yang berlangsung selama lima hari ini juga diisi dengan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan generasi muda. Di antaranya lomba kuliner Nusantara, bahtsul nasail, serta akidatul awam,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Kaonang, menyampaikan dukungan terhadap kegiatan yang melibatkan organisasi kepemudaan tersebut. Menurutnya, Festival Maulid Nusantara merupakan kegiatan tahunan yang diharapkan terus berkembang dari tahun ke tahun.
"Kita dalam upaya terus memberdayakan OKP yang menjadi binaan Dispora, salah satunya adalah GP Ansor. Ini kegiatan tahunan dan kita berharap mampu bermetamorfosis dari tahun ke tahun," ungkap Kaonang.
Ia berharap Festival Maulid Nusantara tidak hanya berkembang menjadi agenda tahunan, tetapi dapat menarik peserta dari berbagai wilayah Indonesia. Terlebih, sejumlah perlombaan dalam festival tersebut turut diikuti oleh santri dari berbagai daerah.
"Mudah-mudahan kegiatan ini mampu bermetamorfosis menjadi event nasional. Kita meyakini kegiatan yang menghadirkan banyak unsur dari berbagai daerah memiliki multiplier effect ekonomi yang tinggi," katanya.
Melalui Festival Maulid Nusantara 7, Kota Tangerang tidak hanya memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga memperkuat ruang perjumpaan masyarakat, generasi muda, budaya, dan kegiatan keagamaan.