Selasa, 04 Agustus 2026
Tangerang, oC

Bentengi Anak dari Narkoba Modus Permen, Pemkot Tangerang Gelar Nobar Film Edukasi

Senin, 03 Agustus 2026 15:04 WIB
52
Share
Suasana skrining Film Jejak Pahit Si Kembang Gula di Mall Balekota Tangerang, Provinsi Banten, Senin (3/8/26). (Sumber : Diskominfo) (MUHAMMAD FIRDAUS SULAIMAN)

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang menggelar kegiatan Nonton Bareng (Nobar) dan sosialisasi edukatif Film Jejak Pahit Si Kembang Gula.

Langkah ini diambil sebagai upaya preventif untuk membentengi para pelajar jenjang SD dan SMP dari ancaman peredaran narkoba modus baru serta perilaku bullying (perundungan) di lingkungan sekolah.

Film bergenre action-family yang dikemas secara menarik, aman dan fun to watch ini dirancang khusus untuk menyampaikan pesan moral, semangat gotong royong, serta kewaspadaan dini terhadap barang berbahaya yang disusupkan lewat media makanan ringan seperti permen, berlangsung di Mall Balekota Tangerang, Senin (3/8/26).

Sutradara film Jejak Pahit Si Kembang Gula, Franklin Darmadi menyampaikan, ide awal pembuatan film ini didasari oleh keprihatinannya terhadap minimnya aktivitas outdoor anak-anak zaman sekarang yang lebih banyak menghabiskan waktu bermain gadget. Kondisi tersebut dinilai rentan menurunkan kewaspadaan mereka terhadap lingkungan sekitar.

"Fenomena narkoba yang disusupkan lewat permen sangat meresahkan. Lewat film ini, kami ingin memberikan hiburan yang sarat edukasi, gotong royong, sekaligus meningkatkan kewaspadaan orang tua," ungkap Franklin.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Tangerang Anastasia Tri Setiyawati, menyambut hangat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya pemutaran film edukasi ini.

Menurutnya, pesan yang disampaikan sejalan dengan komitmen Dinas Pendidikan dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan ramah anak.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Di Kota Tangerang, khususnya Dinas Pendidikan, kami gencar memberikan sosialisasi anti-bullying. Melalui alur cerita film ini, anak-anak mendapatkan motivasi langsung bahwa tindakan perundungan tidak boleh terjadi lagi di sekolah," tegas Anastasia.

Ia juga mengimbau, seluruh peserta didik agar selalu teliti dan tidak mudah menerima makanan atau pemberian apa pun dari orang yang tidak dikenal.

"Anak-anak harus lebih waspada dan teliti. Jangan sembarangan menerima sesuatu dari seseorang, apalagi yang berpotensi terselip zat berbahaya seperti narkoba. Semoga anak-anak semakin terinspirasi untuk selalu menjaga pergaulannya ke arah yang positif," tambahnya.

Sinergi kuat juga ditunjukkan oleh Kepala BNN Kota Tangerang Kombes Pol Vivick Tjangkung, yang terus mendorong edukasi bahaya narkotika masuk ke ruang-ruang edukasi anak sekolah melalui pendekatan visual yang adaptif dan mudah dicerna.

"Lewat film ini, kami berharap kolaborasi antara pemerintah, BNN, guru, dan orang tua makin kuat untuk membentengi generasi muda Kota Tangerang dari bahaya narkoba dan bullying secara berkelanjutan," tutup Vivick.