Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus berkomitmen menjaga ruang yang aman, damai, dan nyaman bagi seluruh umat beragama untuk menjalankan ibadah sesuai dengan keyakinannya masing-masing. Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa kepedulian, sikap saling menghargai, serta semangat membantu sesama merupakan nilai penting dalam merawat kerukunan sebagai fondasi utama pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan wali kota saat menghadiri dan memberikan sambutan pada peringatan YMS Kwan Im Hud Couw Mencapai Kesempurnaan yang diselenggarakan oleh Perkumpulan Boen Tek Bio di Kompleks Klenteng Boen Tek Bio, Kawasan Pasar Lama, Kota Tangerang, Jumat (31/7/2026).
"Di tengah dinamika kehidupan yang semakin cepat, kita perlu terus menumbuhkan kepedulian, sikap saling menghargai, dan semangat untuk membantu sesama. Sosok Kwan Im menjadi lambang welas asih, kasih sayang, kepedulian, serta pengabdian kepada sesama. Nilai-nilai tersebut sangat relevan untuk terus kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat," ujar Sachrudin.
Sachrudin menambahkan, kemajuan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh kuatnya persatuan dan kerukunan masyarakat.
"Kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisiknya, tetapi juga dari kerukunan dan persatuan masyarakatnya. Alhamdulillah, semangat toleransi di Kota Tangerang terus terjaga dengan baik dan telah menjadi budaya yang menguatkan kehidupan masyarakat," tuturnya di hadapan masyarakat Tionghoa, khususnya komunitas Cina Benteng.
Dalam kesempatan tersebut, peringatan yang dirangkaikan dengan Malam Puncak Sembahyang Samkay YMS Kwan Im Hud Couw itu juga menjadi momentum bagi Wali Kota untuk mengapresiasi kontribusi Perkumpulan Boen Tek Bio dalam mendukung kehidupan sosial dan pelestarian budaya di Kota Tangerang.
"Saya mengapresiasi seluruh jajaran Perkumpulan Boen Tek Bio yang tidak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Berbagai kegiatan sosial serta upaya melestarikan budaya dan tradisi yang dilakukan merupakan kontribusi nyata bagi kemajuan dan keharmonisan Kota Tangerang," pungkas Sachrudin.