Rabu, 09 September 2026
Tangerang, oC

Sachrudin: Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Perkuat Pendidikan

Rabu, 09 September 2026 13:45 WIB
60
Share
Wali Kota Tangerang H. Sachrudin secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan gedung SMP Al Ikhlas YIMI di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (9/9/2026). (Sumber : Prokopim Kota Tangerang)

Pembangunan pendidikan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam memastikan anak-anak mendapatkan tempat belajar yang layak dan kesempatan untuk meraih masa depan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, saat melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan gedung SMP Al Ikhlas Yayasan Al Ikhlas Muslim Indonesia (YIMI) di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (09/09/2026).

Menurut Sachrudin, pembangunan gedung baru tersebut menjadi salah satu contoh nyata bagaimana kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendidikan swasta dapat ikut memperkuat akses serta kualitas sarana pendidikan di Kota Tangerang.

“Ini menunjukkan bahwa membangun pendidikan tidak bisa dilakukan sendiri.

 Pemerintah terus berupaya, dan ketika yayasan serta pihak swasta turut mengambil bagian, tentu manfaatnya akan semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Sachrudin.

Ia menilai, pembangunan sarana pendidikan harus berjalan beriringan dengan upaya memastikan setiap anak memperoleh kesempatan bersekolah.

Hal itu sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Tangerang melalui program Gampang Sekolah, yang terus diarahkan untuk membuka akses pendidikan seluas-luasnya, termasuk bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

“Kita ingin setiap anak punya kesempatan untuk sekolah. Karena itu, kami berharap pembangunan SMP Al Ikhlas ini tidak hanya menambah fasilitas pendidikan, tetapi juga ke depan dapat ikut mendukung program sekolah gratis bagi anak-anak Kota Tangerang,” katanya.

Sachrudin pun mengajak semakin banyak pihak untuk mengambil peran dalam pembangunan pendidikan. Menurutnya, pemerintah dapat menyiapkan kebijakan dan program, tetapi keberhasilan membangun generasi yang berkualitas membutuhkan dukungan dari seluruh elemen masyarakat.

“Semakin banyak yang bergerak bersama, semakin banyak pula anak yang bisa kita bantu. Jangan sampai ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena persoalan biaya atau keterbatasan akses,” pungkasnya.