Sabtu, 25 Juli 2026
Tangerang, oC

Lomba Band Pelajar Festival Cisadane 2026 Ajang Unjuk Bakat Musisi Muda Kota Tangerang.

Sabtu, 25 Juli 2026 17:07 WIB
123
Share
Penampilan peserta Lomba Band Pelajar di Festival Cisadane 2026, Sabtu, (25/07/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Lomba Band Pelajar dalam acara Festival Cisadane 2026 menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung dan penikmat seni di Kota Tangerang. 

Mengangkat semangat kebebasan berekspresi dan pelestarian budaya, kegiatan ini berlangsung di panggung utama Festival Cisadane 2026, Sabtu, (25/07/26). 

Ajang kompetisi band antarpelajar dan musisi muda ini sukses menampilkan berbagai aksi panggung yang memukau serta penuh energi.

Festival tahun ini memberikan kebebasan eksplorasi genre bagi para pesertanya. Mulai dari pementasan genre eksentrik seperti screamo metal hingga eksplorasi musik fusion yang memadukan berbagai unsur nada modern dan tradisional. 

Dewan juri kompetisi band Festival Cisadane 2026, yang terdiri dari Camelia Jonathan (CJ), Choirul Imam, dan Gilang Al Fatah, mengapresiasi tingginya antusiasme serta kekompakan para peserta yang tampil maksimal pada babak final.

"Ini festival kompetisi pelajar dan bagus-bagus penampilannya. Pesertanya kreatif, kompak, bahkan ada yang unik memakai batik. Itu menandakan kita masih peduli dengan budaya tradisional kita, jadi jangan sampai dilupakan," ujar Camelia.

Juri juga menekankan bahwa penilaian tidak terbatas pada genre tertentu, melainkan berfokus pada kualitas ekspresi, kebebasan berkreasi, serta persiapan matang dari setiap grup musik.

"Kami dukung kreativitas. Tadi genrenya beranekaragam, bahkan ada yang screamo metal yang sangat unik. Kami menilai, berdasarkan ekspresi kreativitas masing-masing, nilai-nilai lokalitas turut ditunjukkan juga oleh peserta melalui penampilan mereka di atas panggung, salah satunya dengan mengenakan busana batik", tambah camelia.

“Harapannya, karena kami dulu juga mengawali karier dari band, perjalanan masih panjang. Mudah-mudahan semangatnya terus dan tidak berhenti di sini saja untuk tetap berkarya,” tambahnya.

Persaingan ketat menyelimuti jalannya kompetisi. Dari lebih dari 30 band yang mendaftar, tersaring 15 band terbaik yang berhasil meloloskan diri ke babak final. Salah satu pilar grup musik yang berhasil mencuri perhatian adalah band CaraveL dengan vokalisnya, Tisyah.

Tisyah yang merupakan salah satu peserta, mengungkapkan kebahagiaan dan kebanggaannya dapat berdiri di panggung final Festival Cisadane setelah melalui persiapan dan latihan intensif selama dua hingga tiga minggu membawa dua lagu andalan, yakni satu lagu wajib dan satu lagu pilihan bebas.

"Senang banget karena latihan kami selama ini tidak sia-sia. Lolos menjadi salah satu dari 15 finalis dari total 30 lebih peserta menurut aku sebuah pencapaian (achievement) baru yang tidak semua orang bisa dapatkan," ungkap Tisyah.

Melalui ajang ini, para musisi muda berharap Festival Cisadane terus konsisten menjadi wadah penampung bakat dan perangkul bagi para musisi lokal Kota Tangerang agar tidak ragu menunjukkan karya terbaiknya.