Senin, 22 Juni 2026
Tangerang, oC

831 Taruna STMKG Jalani Cek Kesehatan Gratis dan Skrining TBC Dinkes Kota Tangerang

Senin, 22 Juni 2026 11:05 WIB
73
Share
Taruna taruni Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) melakukan Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui Puskesmas Tanah Tinggi di Gedung STMKG, Senin (22/6/26). (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (WIDI YANTO)

Sebanyak 831 taruna dan taruni Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG) mengikuti Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan skrining Tuberkulosis (TBC) yang diselenggarakan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang melalui Puskesmas Tanah Tinggi, Senin (22/6/26).

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai mitra layanan kesehatan, di antaranya Rumah Sakit Pratiwi, Intermedika, Rumah Medika Center (RMC), serta Ikatan Bidan Indonesia (IBI).

Kepala Puskesmas Tanah Tinggi dr. Rosy Palupy menjelaskan, pemeriksaan yang dilakukan meliputi pengukuran tinggi badan, berat badan, lingkar perut, tekanan darah, hingga pemeriksaan gula darah.

“Selain pemeriksaan kesehatan umum, Dinkes Kota Tangerang juga melaksanakan skrining TBC melalui program Ransel TB. Sebelum kegiatan berlangsung, para peserta telah mengisi kuesioner deteksi dini yang berisi 11 pertanyaan terkait gejala dan faktor risiko TBC," ungkap dr. Rosy.

"Dari hasil skrining tersebut, peserta yang terindikasi memiliki risiko langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut menggunakan Tes Cepat Molekuler (TCM) di puskesmas. Apabila hasil pemeriksaan menunjukkan positif TBC, penanganan dan pemberian obat dilakukan sesegera mungkin," tambahnya.

Sementara itu, Ketua STMKG Deni Septiadi, mengapresiasi dukungan Dinkes Kota Tangerang yang telah menghadirkan layanan kesehatan komprehensif bagi para taruna dan taruni.

"Kami sangat berterima kasih atas kerja sama yang terjalin dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang. Taruna dan taruni kami dipersiapkan menjadi generasi penerus bangsa yang siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia. Karena itu, kesehatan mereka menjadi investasi yang sangat penting,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kondisi fisik yang prima. Melalui pemeriksaan kesehatan yang lebih lengkap, pihak kampus dapat memastikan para taruna tetap sehat dan siap mengikuti proses pendidikan secara optimal.

"STMKG juga berharap kolaborasi dengan Dinkes Kota Tangerang dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, mengingat setiap tahun terdapat taruna baru yang membutuhkan pemantauan kesehatan secara berkala," harapnya.