Tren menikmati kopi terus berevolusi di kalangan anak muda. Kini, menikmati secangkir kopi berkualitas tidak harus selalu di dalam gedung coffee shop mewah. Nomaden Coffee, sebuah lini bisnis street coffee lokal yang hadir membawa angin segar bagi para pencinta kopi di Kota Tangerang, dengan konsep jalanan yang santai namun tetap menyajikan cita rasa premium.
Berlokasi strategis di Jalan Maulana Yusuf, Kelurahan Babakan, Kecamatan Tangerang tepatnya di depan Kampus UNIS, Nomaden Coffee menyasar pasar mahasiswa dan masyarakat urban yang dinamis.
Muhammad Fikri Owner Nomaden Coffee mengatakan, Nomaden Coffee awalnya dikonsepkan untuk membuka lapak di lokasi yang berbeda setiap harinya. Namun, seiring berjalannya waktu, konsep "berpindah" tersebut kini direalisasikan melalui partisipasi aktif di berbagai event dan acara pernikahan (wedding).
"Inspirasi awal membuka street coffee ini sebenarnya datang dari teman saya yang membuka usaha serupa di Yogyakarta. Pas saya lihat, di Tangerang sendiri konsep street coffee seperti ini masih sangat jarang. Jadi, saya melihat ini sebagai peluang bisnis yang sangat bagus," kata Fikri.
Ia mengatakan, kawasan depan kampus UNIS sengaja diincar karena strategis dan memiliki jalur satu arah. Ia optimistis pergerakan mahasiswa di area tersebut dapat menjadi motor utama dalam memperkenalkan tren street coffee ini ke masyarakat luas.
"Walaupun konsep kita street coffee pinggir jalan, tapi kalau soal menu kita tidak main-main. Salah satu daya tarik utamanya itu kita punya varian menu kopi oriental dan kopi buah yang unik, segar, dan punya cita rasa tersendifikasi," jelasnya.
Menu andalan yang paling diburu itu Berry Creamy Latte, rasanya unik mirip permen lollipop. Untuk harga sangat bersahabat buat mahasiswa, mulai dari Rp15 ribu sampai Rp27 ribu saja.
Ia mengatakan, Nomaden Coffee sangat terbuka untuk kerja sama tenant festival maupun catering pernikahan. Untuk paket wedding, tersedia potongan harga khusus dengan minimal pemesanan 100 cup, serta paket literan minimal 15 liter dengan rentang harga Rp1,5 juta hingga Rp2 juta saja.
"Buat warga Tangerang, yuk rasakan serunya ngopi di pinggir jalan bareng kita. Kita buka senin sampai sabtu jam 18.00 WIB sore sampai 24.00 WIB. Intip menu lainnya di Instagram @nomaden.kofie, ajak Fikri.