Minggu, 17 Mei 2026
Tangerang, oC

Dari Sepeda Jadi Saudara: Hangatnya Kebersamaan Komunitas Federal Tangerang

Minggu, 17 Mei 2026 11:06 WIB
29
Share
Kebersamaan Komunitas Federal Tangerang, di Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang, Minggu, (17/05/26). (Sumber : Dinas Kominfo Kota Tangerang) (ZIDAN FEBRIANSYAH)

Deretan sepeda Federal berjejer rapi di kawasan Taman Elektrik, Puspem Kota Tangerang. Warnanya beragam. Sebagian tampak klasik dengan rangka lawas yang masih terawat.

Di antara keramaian pagi itu, tawa para anggota komunitas terdengar akrab. Mereka saling menyapa, berbincang, hingga bersiap melepas lima anggota menuju ajang IFKA di kawasan Candi Prambanan, Klaten.

Bagi Komunitas Federal Tangerang atau Fedtang, sepeda bukan sekadar alat transportasi maupun hobi. Di balik kayuhan itu, ada persaudaraan yang tumbuh sejak komunitas ini berdiri pada 2014 silam.

“Petang berdiri tahun 2014. Sampai sekarang anggotanya diperkirakan sudah sekitar 400 orang, dimana mereka aktif bersilaturahmi dengan berbagai kegjatan disetiap minggunya,” ujar Ketua Umum Fedtang Petang, Keris.

Komunitas ini mewadahi para pecinta sepeda vintage, khususnya merek Federal yang pernah populer di era 1990-an. Meski begitu, Fedtang tetap terbuka bagi pecinta sepeda jenis lainnya.

Ketua Federal Tangerang, Keris, mengatakan sepeda Federal memiliki daya tarik tersendiri karena sudah tidak lagi diproduksi sejak 1996. Banyak anggota yang akhirnya bukan hanya menjadi penghobi, tetapi juga kolektor.

“Federal itu variannya banyak sekali dan sudah tidak diproduksi lagi. Jadi banyak teman-teman yang akhirnya tertarik merawat dan mengoleksinya,” kata Keris.

Namun, yang membuat komunitas ini tetap bertahan bukan hanya soal sepeda lawas. Ada nilai kebersamaan yang terus dijaga di dalamnya.

Fedtang memiliki semboyan “Satu Sepeda Sejuta Sahabat”. Semboyan itu bukan sekadar tulisan, tetapi menjadi semangat yang hidup di antara para anggota.

“Di mana pun kita bersepeda, kita enggak merasa sendiri. Karena pasti ada saudara sesama Federal,” ujar Keris.

Semangat persaudaraan itu terlihat dari berbagai kegiatan yang rutin dijalankan komunitas. Selain gowes bersama saat Car Free Day, Festang juga memiliki program sosial bertajuk Jumat Berkah Fedtang atau JBF yang digelar bergantian di berbagai wilayah chapter.

Tak hanya itu, komunitas ini juga mulai bergerak mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif para anggotanya. Menurut Ketua Harian Fedtang Gupuh, komunitas tidak boleh hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi juga harus memberi manfaat bagi sesama anggota.

“Kita ingin komunitas ini bisa membantu teman-teman berkembang, termasuk di bidang UMKM dan kreativitas,” kata Gupuh.

Kini, Federal Tangerang juga aktif menjalin hubungan dengan berbagai komunitas sepeda lain di Tangerang hingga jaringan Federal Indonesia di berbagai daerah Nusantara.

"Dalam waktu dekat, Fedtang akan bersiap mengikuti Jambore Nasional Federal Indonesia ke-7 yang akan berlangsung di Purwokerto pada 26 hingga 27 Juni mendatang," serunya.

“Kalau ada masyarakat yang lihat kita kumpul dan ingin gabung, silakan datang saja. Kita terbuka sekali,” sambung Gupuh.

Bagi mereka, sepeda Federal memang bisa menjadi awal pertemuan. Namun pada akhirnya, yang terus membuat komunitas ini bertahan adalah rasa kekeluargaan yang tumbuh di setiap perjalanan.