Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Jatiuwung Nurul Fitri Prihadi melakukan monitoring langsung terhadap pendistribusian program Makanan Bergizi Gratis (MBG).
Kegiatan monitoring ini difokuskan pada kelompok prioritas 3B, yakni Ibu Hamil (Bumil), Ibu Menyusui (Busui) dan anak di bawah dua tahun (Baduta). Kehadiran TP PKK di lapangan bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan pangan yang disediakan pemerintah tersalurkan dengan tepat sasaran, tepat waktu dan sesuai dengan standar nutrisi yang dibutuhkan.
Nurul mengungkapkan, pengawasan secara rutin sangat diperlukan agar manfaat dari program strategis ini benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang paling membutuhkan.
"Kami ingin memastikan proses distribusi berjalan lancar tanpa kendala teknis di lapangan. Kelompok 3B merupakan masa krusial dalam pencegahan stunting, sehingga asupan gizi yang mereka terima harus dipastikan kualitasnya," kata Nurul, Rabu (22/4/26).
Dalam pelaksanaannya, program MBG di Kecamatan Jatiuwung menyasar 50 penerima manfaat per posyandu. Melalui kuota yang terukur ini, diharapkan intervensi gizi dapat dilakukan secara merata di seluruh kelurahan yang ada di wilayah Jatiuwung.
Keberhasilan program ini tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Ia mengajak kader PKK, tenaga kesehatan, dan seluruh elemen masyarakat untuk terus berkolaborasi serta berperan aktif dalam memantau tumbuh kembang anak di lingkungannya masing-masing.
"Program ini adalah langkah strategis kita bersama. Dengan gizi yang tercukupi, kita sedang membangun fondasi yang kuat bagi kesejahteraan keluarga di Jatiuwung agar mampu melahirkan generasi yang sehat dan cerdas di masa depan," tutup Nurul.