Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menegaskan bahwa pondok pesantren memiliki peran penting sebagai mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dalam mewujudkan pembangunan kota yang berkelanjutan dan berlandaskan nilai-nilai akhlakul karimah. Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat menghadiri kegiatan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kota Tangerang, yang digelar di Graha Santri 2210, Jumat (13/03/2026).
Menurut Sachrudin, pesantren tidak hanya berfungsi sebagai tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Pesantren bukan hanya tempat menimba ilmu agama, tetapi juga menjadi tempat membentuk generasi yang berakhlak mulia, berilmu, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Para santri yang hari ini belajar di pesantren, kelak akan tumbuh menjadi pemimpin, guru, penggerak masyarakat, bahkan penjaga nilai-nilai moral di tengah kehidupan bangsa,” ujar Sachrudin.
Ia menambahkan, Pemkot Tangerang memandang pesantren sebagai mitra yang sangat strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga penguatan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kita ingin memastikan bahwa kemajuan Kota Tangerang tidak hanya terlihat dari pembangunan fisik semata, tetapi juga diiringi dengan kuatnya nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, serta semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat kita,” lanjutnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap peran lembaga keagamaan, pada tahun 2026 Pemkot Tangerang menyalurkan bantuan hibah kepada 108 lembaga keagamaan yang terdiri dari masjid, musala, majelis taklim, yayasan pendidikan Islam, pondok pesantren, hingga madrasah diniyah. Total anggaran yang disalurkan mencapai Rp13.214.000.000 melalui Aplikasi SABA Kota.
“Ini merupakan wujud komitmen Pemkot Tangerang dalam mendukung kegiatan keagamaan sekaligus memperkuat syiar Islam di Kota Tangerang. Pesantren memiliki peran yang sangat penting dalam upaya tersebut,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sachrudin, juga menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada FSPP Kota Tangerang, yang selama ini aktif menjaga kebersamaan antarpondok pesantren serta turut berkontribusi dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.
Ia berharap, momentum buka puasa bersama ini dapat semakin mempererat ukhuwah Islamiyah serta memperkuat sinergi antara pesantren, ulama, dan pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius dan harmonis.
“Momentum buka puasa bersama ini menjadi pengingat pentingnya menjaga ukhuwah Islamiyah. Melalui silaturahmi ini, kita berharap sinergi antara pesantren, ulama, dan pemerintah terus terjalin dalam membangun masyarakat yang berakhlakul karimah dan harmonis dan penuh nilai-nilai kebaikan," tutup Sachrudin.