Pemerintah Kota Tangerang melalui Balai Latihan Kerja (BLK) terus berkomitmen dalam memberdayakan masyarakat. Rizky Maulana Rahman atau yang akrab disapa Kidut, salah satu alumni Pelatihan Social Media Specialist Angkatan 2025, membagikan pengalamannya setelah mendapatkan ilmu pemasaran kelas dunia secara gratis.
Bagi Rizky, pelatihan satu bulan ini adalah kesempatan emas untuk melakukan upgrade besar-besaran pada usaha cuci sepatu miliknya tanpa harus mengeluarkan biaya kursus yang biasanya mahal di luar sana.
Menurutnya, materi yang diberikan sangat aplikatif bagi pelaku UMKM. Ia kini lebih percaya diri dalam mengelola aspek pemasaran digital untuk bisnisnya.
"Materi pembelajaran di sini sangat dibutuhkan, khususnya untuk saya yang memiliki usaha. Kita diajarkan gimana caranya bikin konten, caption yang baik untuk jualan, teknik pengambilan foto dan video produk, sampai cara edit yang profesional. Ini kepakai banget buat marketing usaha cuci sepatu saya," ungkap Rizky.
Menurutnya, pelatihan ini bukan sekadar teori. Selama satu bulan, para peserta merasakan dinamika dunia kreatif, mulai dari proses kreatif hingga eksekusi konten yang mampu menarik minat pelanggan di media sosial.
Ia juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Tangerang. Ia merasa pelatihan ini adalah jawaban bagi warga yang ingin berkembang namun terkendala biaya.
"Saya mengucapkan terima kasih banyak. Di sini kita benar-benar dilatih untuk bisa mengikuti perkembangan zaman di era digitalisasi ini secara cuma-cuma," tambahnya.
Program pelatihan Social Media Specialist di BLK Kota Tangerang dirancang untuk menciptakan tenaga kerja terampil sekaligus mencetak wirausahawan baru yang melek digital.
Dengan membekali warga dengan kemampuan konten kreator, Pemkot Tangerang berharap ekosistem ekonomi kreatif dan UMKM lokal dapat tumbuh lebih pesat dan mandiri.