Selasa, 17 Februari 2026
Tangerang, oC

Pulihkan Sungai Cisadane Pascatercemar, Banksasuci Tangerang Larutkan 20 Ton Eco Enzyme

Senin, 16 Februari 2026 11:05 WIB
162
Share
Sekelompok anggota dari Komunitas Peduli Sungai yang tergabung dalam Banksasuci Foundation melarutkan 20 ton eco enzim di Sungai Cisadane perbatasan Kota Tangsel, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang (Sumber : Banksasuci Foundation) (NOVAN NANDA AJITA)

Upaya pemulihan Sungai Cisadane terus dilakukan menyusul peristiwa pencemaran pestisida. Sebelumnya BPBD Kota Tangerang bersama sejumlah relawan telah melarutkan 1.500 liter cairan eco enzyme.

Kini, giliran komunitas Banksasuci Foundation menurunkan 20 ton Eco Enzyme di wilayah perbatasan Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang.

Ketua Banksasuci Ade Yunus menyampaikan, Eco Enzyme tersebut berasal dari proses fermentasi limbah organik rumah tangga seperti kulit buah dan sisa sayuran yang dicampur gula merah atau molase serta air, lalu didiamkan hingga satu tahun.

“Cairannya berwarna cokelat dengan aroma asam manis. Fungsinya untuk membantu membersihkan sisa-sisa pestisida sekaligus memperbaiki kejernihan air,” ujar Ade, Senin (16/2/26).

Menurutnya, pelarutan Eco Enzyme ini merupakan bentuk ikhtiar awal dalam mengatasi dampak pencemaran yang terjadi di Sungai Cisadane.

“Ini adalah langkah awal kami untuk membantu menormalkan kembali kondisi air Sungai Cisadane setelah tercemar pestisida,” katanya.

Selain itu, Banksasuci juga telah melakukan sejumlah upaya lain, mulai dari advokasi publik melalui media dan aksi simpatik, pengambilan sampel air untuk diuji di laboratorium, hingga penebaran sekitar lima ton ikan sebagai penanda awal pemulihan ekosistem.

“Upaya-upaya tersebut kami lakukan agar Cisadane bisa kembali pulih,” tutup Ade.