Komitmen menghadirkan layanan kesehatan berkualitas terus diperkuat. Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten dan Kementerian Kesehatan RI, mendukung pengembangan rumah sakit swasta sebagai bagian dari penguatan sektor wisata medis (medical tourism) di wilayah Banten.
Dukungan tersebut ditunjukkan dengan kehadiran Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, bersama Gubernur Banten, Andra Soni, dalam acara Syukuran Pembukaan Poliklinik Eksekutif Primaya Hospital Tangerang, di Cikokol, Rabu (11/02/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota Tangerang, menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas capaian Primaya Hospital Tangerang yang berhasil meningkatkan mutu pelayanan hingga memenuhi standar internasional dan ditetapkan sebagai Rumah Sakit Medical Tourism.
“Saya mengucapkan selamat dan apresiasi kepada Primaya Hospital Tangerang yang telah menghadirkan layanan kesehatan bertaraf internasional. Ini bukan hanya kebanggaan bagi rumah sakit, tetapi juga bagi Kota Tangerang dan Provinsi Banten. Kehadiran layanan medical tourism ini menjadi bukti bahwa kita mampu menyediakan pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus ke luar negeri,” ujar Sachrudin.
Menurutnya, penguatan layanan kesehatan berstandar global menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing daerah, sekaligus memberikan pilihan layanan terbaik bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Banten, Andra Soni, turut mengapresiasi langkah Primaya Hospital yang dinilai sejalan dengan visi Pemerintah Provinsi Banten dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Namun, ia mengingatkan pentingnya prinsip inklusivitas dalam pelayanan.
“Kami mendukung pengembangan layanan kesehatan berkualitas. Namun, jangan sampai masyarakat sekitar tidak terlayani, termasuk pengguna BPJS. Rumah sakit harus tetap hadir untuk semua kalangan, bukan hanya untuk yang mampu. Saya percaya Primaya berkomitmen menjaga prinsip tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, CEO Primaya Hospital Tangerang, Leona A. Karnali, mengungkapkan, perjalanan Primaya Hospital Tangerang telah memasuki usia 20 tahun, sejak berdiri pada 2006 sebagai rumah sakit pertama dari jaringan Primaya Hospital Group yang kini telah berkembang menjadi 20 rumah sakit di Indonesia.
Ia menjelaskan, pada tahun 2022 Primaya Hospital Tangerang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai Rumah Sakit Medical Tourism. Kehadiran Poliklinik Eksekutif ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat Indonesia tidak perlu lagi berobat ke luar negeri.
“Di momen 20 tahun ini, kami ingin semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Melalui Poliklinik Eksekutif, kami menghadirkan layanan setara internasional di Tangerang, sehingga masyarakat memiliki pilihan pelayanan kesehatan terbaik di dalam negeri,” ungkap Leona.
Dengan kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta, pengembangan wisata medis di Banten diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Banten sebagai destinasi layanan kesehatan unggulan di Indonesia.