Rabu, 11 Februari 2026
Tangerang, oC

Pemkot Tangerang Dorong Transformasi Digital melalui Sosialisasi DMS ASN Digital BKN

Rabu, 11 Februari 2026 13:24 WIB
124
Share
Seorang pegawai Diskominfo Kota Tangerang mengikuti Sosialisasi Penerapan Document Management System (DMS) melalui zoom, di Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Sukaasih, Kota Tangerang, Provinsi Banten (Rabu, 11/2/26) (Sumber : Diskominfo Kota Tangerang) (NOVAN NANDA AJITA)

Pemerintah Kota Tangerang melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Sosialisasi Penerapan Document Management System (DMS) pada Platform ASN Digital Badan Kepegawaian Negara (BKN), Rabu (11/2).

Sosialisasi yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom ini, direspon positif dengan seluruh pegawai. Tercatat, dalam tayangan youtube yang dibuka bebas menjangkau 2.632 penonton. Sedangkan di aplikasi Gorvu dengan akses khusus pegawai dijangkau 2.973 akun.

Kepala BKPSDM Kota Tangerang Jatmiko menjelaskan, dalam kegiatan ini disampaikan berbagai materi penting, antara lain urgensi pengelolaan dokumen kepegawaian digital, latar belakang dan kebijakan pengembangan DMS oleh BKN, serta peran DMS dalam mendukung transformasi digital birokrasi.

“Peserta juga mendapatkan pemaparan terkait konsep, fungsi, dan fitur utama DMS, termasuk manfaatnya bagi instansi maupun Aparatur Sipil Negara (ASN),” jelas Jatmiko.

Selain itu, sosialisasi membahas pengelolaan dokumen kepegawaian digital, mencakup jenis dokumen yang dikelola dalam DMS, standar arsip digital, serta prinsip keamanan dan keabsahan dokumen.

“Mekanisme penggunaan DMS juga dijelaskan secara rinci, mulai dari proses unggah dokumen, pengaturan hak akses dan otorisasi pengguna, hingga monitoring dan pemutakhiran data,” katanya.

BKPSDM Kota Tangerang menekankan peran aktif seluruh perangkat daerah menjadi kunci dalam membangun tata kelola pengelolaan dokumen yang efektif dan akuntabel.

“Diharapkan, pembelajaran ini dapat meningkatkan pemahaman aparatur mengenai penerapan DMS sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola dokumen yang tertib, terintegrasi, aman, dan berbasis digital sesuai kebijakan nasional manajemen ASN,” tutupnya.