Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang melaporkan bahwa kondisi banjir di sejumlah wilayah berangsur surut berdasarkan pemantauan terbaru pada Sabtu (24/1/26) pukul 11.20 WIB.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang Mahdiar menuturkan, pantauan tinggi muka air (TMA) melalui CCTV di wilayah tengah dan timur Kota Tangerang menunjukkan debit air kali dan sungai mulai menurun.
"Meski demikian, petugas gabungan masih disiagakan di lokasi terdampak untuk membantu warga dan mempercepat penanganan banjir," tutur Mahdiar.
Ia menjelaskan, genangan masih terpantau di beberapa kecamatan, di antaranya Benda, Jatiuwung, Cipondoh, Periuk, Karang Tengah, dan Batuceper, dengan ketinggian bervariasi antara 20 sentimeter hingga lebih dari satu meter di sejumlah titik.
BPBD Kota Tangerang bersama unsur TNI-Polri, OPD terkait, aparat wilayah, serta relawan terus melakukan monitoring lapangan, penyedotan genangan di fasilitas umum, pengerahan personel dan perahu, serta membantu mobilisasi warga di area terdampak.
"Selain itu, posko kesehatan dan dapur umum telah didirikan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak. Petugas juga membantu distribusi logistik serta mendukung pelayanan tenaga medis di lokasi banjir," papar Mahdiar.
Berdasarkan peringatan dini BMKG, wilayah Kota Tangerang masih berada pada status waspada untuk potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Masyarakat diharapkan segera melaporkan kondisi darurat atau kejadian kebencanaan melalui Emergency Call Center 112 atau hotline BPBD Kota Tangerang di 021-5582144 agar dapat segera ditindaklanjuti.