Menindaklanjuti curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kota Tangerang sejak Senin pagi (12/1/2026), Kecamatan Cibodas bergerak cepat melakukan aksi nyata di lapangan. Sebanyak 22 personel gabungan diterjunkan untuk memastikan aliran air tetap lancar dan meminimalisir risiko banjir.
Kegiatan diawali dengan pengecekan intensif terhadap infrastruktur pengendali banjir. Pompa-pompa air di wilayah Kelurahan Jatiuwung dan Kelurahan Uwung Jaya diperiksa secara mendetail untuk menjamin seluruh peralatan mekanis tersebut berfungsi dengan baik dan siap beroperasi secara optimal dalam menyedot debit air yang tinggi.
Camat Cibodas Ahmad Suhendar mengatakan, bahwa kegiatan monitoring dan normalisasi saat ini difokuskan pada dua titik krusial, yakni Jalan Dharmawangsa dan Jalan Prambanan Raya.
"Hari ini kami menerjunkan 22 personel gabungan yang terdiri dari 11 anggota Satgas Kebersihan dan 11 anggota Tramtib. Fokus utama kami adalah melakukan normalisasi di Jalan Dharmawangsa dan Jalan Prambanan Raya guna memastikan sirkulasi air berjalan lancar dan tidak terhambat oleh sedimen maupun sampah," ujar Suhendar.
Lebih lanjut, ia merinci bahwa 11 personel Satgas Kebersihan dikonsentrasikan pada pengangkatan sampah dan material sedimen yang menyumbat drainase.
Sementara itu, 11 personel Tramtib bertugas mengawasi titik rawan genangan sekaligus memastikan kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi normalisasi.
"Kami berharap kolaborasi masyarakat dalam menjaga kebersihan tetap terjaga. Hindari membuang sampah ke saluran air, karena peran serta warga sangat menentukan keberhasilan kita dalam menjaga lingkungan tetap aman, bersih, dan bebas dari banjir," pungkasnya.