Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus meningkatkan pengawasan keamanan pangan menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) di sejumlah pasar tradisional di Kota Tangerang.
Kepala Dinas Ketahan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun menuturkan, kegiatan pengawasan dilakukan untuk menjamin komoditas pangan segar yang dijual di pasar-pasar tradisional tidak mengandung bahan kimia yang dapat membahayakan masyarakat. Sejumlah lokasi yang menjadi lokus sidak pengawasan kemanan pangan selama beberapa hari terakhir meliputi Pasar Bengkok Pinang, Pasar Anyar Tangerang, dan Pasar Induk Jatiuwung.
”Kami menggandeng Dinas Kesehatan dan Forum Kota Tangerang Sehat mengunjungi sejumlah pasar untuk menyidak langsung kualitas pangan segar yang diperjualbelikan. Ada banyak aspek yang diperiksa, mulai dari kandungan bahan kimia dan pengawet berbahaya seperti formalin dan boraks sampai kedaluwarsanya,” ujar Muhdorun, Kamis (11/12/25).
Kepala Bidang Keanekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan DKP Kota Tangerang Lisnah menambahkan, Pemkot Tangerang juga menyosialisasikan tindakan memilih pangan aman yang bisa diterapkan semua masyarakat khususnya para konsumen di pasar-pasar tradisional.
”Alhamdulillah, berdasarkan sidak pengawasan tiga hari terkahir ini tidak ditemukan sampel komoditas pangan yang mengandung bahan kimia berbahaya. Namun, kami juga akan terus memasifkan sosialisasi sekaligus mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian dengan selalu memperhatikan kualitas komoditas pangan yang akan dibeli dan dikonsumsi,” tambahnya.
Selain itu, Pemkot Tangerang telah menyediakan layanan Pojok Uji Kemanan Pangan yang tersebar di 21 titik lokasi yang bisa dimanfaatkan masyarakat secara gratis.